Lintas Peristiwa

Ini Kronologi Pelemparan Bom di Tual

BOM Tual

Tual, Maluku – Kantor pengacara/Advokat dan Konsultan Hukum Kota Tual Hi, Abdul Halik Roroa, dilempari Bom molotov Oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Rumah yang juga dijadikan sebagai Kantor pengacara yang terletak di Jln, Baldu Hadat, No 6. Dusun Mangon, Kecamatan Dullah Utara Kota Tual tersebut dilempari Bom, oleh OTK sekitar pukul 11,00 Selasa (14/2/2018) malam.

Kepada Intim News, Selasa (14/2/2018) malam, Hi, Abdul Halik Roroa, menuturkan kronologi kejadian, saat menonton TV sekitar pukul 23.00 Wit, dirinya mendengar suara ledakan.

BOM Tual2

“Sekitar jam 9, saya matikan lampu teras depan dan ruang samping dan saya kembali ke poros tengah bagian belakang, sementara anak saya yang tertua sementara bekerja menyelesaikan administrasi. Sementara itu istri dan anak saya yang satunya sudah tidur di kamar depan dan kamar belakang, sedangkan ada anak saya juga tiga orang masi diruang belajar. Saya sendiri masih menonton TV, tiba tiba jam 11, terdengar ledakan itu.

Saat mendengar bunyi ledakan istri dan anak-anak bapak yang berprofesi sebagai Advoka itu panik dan berlaian kearahnya.

“Ayah ada apa, ada apa Ayah, Ayah pintu depan rusak, teriak anak dan istri saya. Saya tidak sempat melihat kondisi pintu yang rusak karena shock akibat ledakan yang sangat keras tersebut,” tuturnya.

Mendengar ledakan itu, Dia beserta istri dan anak-anak keluar lewat pintu samping, dan berlari kedepan rumah, dibagian teras depan terlihat asap mengepul dan tercium aroma belerang yang sangat menyengat,.

“dan terlihat pintu bagian depan rusak dan ada serpihan kaleng, disitulah saya tahu kalau itu adalah bom dan saat itu belum terlihat ada orang, “ jelasnya.

BOM TUAL3

Dia langsung menghubungi Kasat Reskrim Polres Malra, tidak kurang dari lima belas menit Kapolres dan anak buahnya tiba di TKP.

Disinggung modus pelemparan bom oleh OTK apakah terkait profesinya sebagai Advokat dan perkara yang ditanganinya, juga apakah berhubungan dengan situasi politik di Kota Tual, Roroa mengatakan pihaknya belum mengendus motif dari pelemparan Bom itu.

“Dari beberapa kasus pidana itu sudah selesai dan saat ini ada beberapa kasus pidana yang biasa-biasa saja, sedangkan untuk kasus narkoba ada dua, namun saya pikir tidak ada hubungannya karena individu yang berbuat, Kalau pidana umum bisa saja kalau ada yang sakit hati, dan perkara perdata cuman ada di Dobo. Saya sendiri tidak menduga kesitu, tapi saya juga ditunjuk sebagai tim advokasi pada salah satu pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tual, yang diketuai oleh Lukman Matutu, kurang lebih 20 orang advokat yang tercatat dalam Surat Keputusan (SK) yang baru dikukuhkan minggu kemarin. Namun untuk masalah ini, saya percayakan sepenuhnya kepihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.” Harapnya.

Sementara itu, Kapolres Tual-Malra, Indra Fadillah Siregar, saat ditemui di TKP, menyampaikan pihaknya belum dapat memastikan ledakan yang sempat membuat panik warga adalah Bom.

“Kita belum memastikan apakah itu Bom, kita telah pasang police line dan masih melakukan olah TKP, dan meminta keterangan dari saksi-saksi sekitar lokasi kejadian. Masih dilidik, biarkan kepolisian bekerja dulu. Saat ini saya menyampaikan kepada masyarakat, agar tidak mudah terprovokasi dan termakan issue, yang tidak benar, tetap tenang, situasi masih dapat dikendalikan, dan kejadian yang terjadi saat ini belum ada kaitannya dengan apapun di Kota Tual, semuanya masih aman dan tertib,”Himbau Siregar. (IN-09).

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com