Lintas Peristiwa

Guru Di Kota Ambon,Dijambret Pengendara Misterius

ilustrasi jambret

Ambon,Maluku – Kasus penjabretan menggunakan sepeda motor dengan korban perempuan, kembali terjadi. Seorang Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS), dijambret di jalan Dr Tamaela, lokasi Pasar Tagalaya, Kelurahan Batu Gantong, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Sabtu (17/2/2018), sekitar pukul 06.00 WIT (jam 6 pagi).

Informasi yang dihimpun Intim News dari laporan polisi, diruangan Humas Polres P.Ambon dan Pp.Lease, Senin (19/2/2018), menjelaskan, kasus penjabretan yang dialami oleh Guru PNS yang belakangan diketahui bernama Endang Sinay (36 tahun),berawal ketika korban yang diboncengi oleh suaminya menggunakan sepeda motor dari arah  tugu trikora hendak menuju ke daerah Kudamati. Korban yang  telah dibuntuti itu saat sampai di TKP langsung dijambret oleh pengendara misterius berjumlah dua orang.

Nahas tas korban yang ditenteng dengan tangan kiri korban pun raib dibawa kabur  penjambret. Beruntung pelaku yang kabur dapat dikenali lewat sepeda motor pelaku dengan nomor Polisi DE 41**

Korban bersama suaminya  sempat mengejar pelaku yang memacu kendaraan mereka dengan kecepatan tinggi ke arah Talake, namun karena sepeda motor yang dikendarai oleh korban dan suami didahului oleh para pelaku.

Tas korban yang di dijambret dan dibawah kabur oleh pelaku pengendara misterius itu, berisikan 1 buah Hand Phone Samsung J2 Prime warna Silfer, 3 buah mutiara, 1 buah flashdisk dan kartu karpeg elektrik, 1 buah SIM berserta BPKB dan surat-surat berharga lain.

Korban bersama suaminya akhirnya mendatangi kantor Mapolres P.Ambon dan Pp.Lease untuk melaporkan kasus penjabretan.  Tindak pidana pencurian dengan kekerasan tersebut sebagaimana diatur dalam.pasal 365 KUH Pidana dengan hukuman penjara selama 9 tahun penjara.

Kasus pencurian dengan pemberatan ini,hingga kini masih dalam lidik Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top