Hot News

Fakaubun Hamid Resmi Dilaporkan Ke Polda Maluku

Penghinaan PDIP oleh Fakaubun
Postingan yang diduga di upload oleh Fakaubun

AMBON,MALUKU – Atas aksimya meng-upload sebuah foto yang diduga menghina Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan di akun sosial media Facebook milik salah satu warga net, Fakaubun Hamid resmi dilaporkan oleh Tim Kuasa Hukum DPD PDI P Maluku ke Polda Maluku.

Hal ini dibenarkan oleh Robby Tutuhatunewa, salah satu fungsionaris DPD PDIP Maluku, Kamis (08/02/2018) kepada wartawan di Ambon.

“Beberapa hari yang lalu ada upload di facebook atas nama Fakaubun Hamid. Yang bersangkutan itu mengupload sebuah foto yang menggambarkan Ibu Ketua Umum ,Ibu Megawati Soekarno Putri sedang menggendong Pak Jokowi Presiden kita hari ini .Dan ,sebagai DPD Partai,gambar ini adalah sebuah penghinaan terhadap presiden RI kelima dan ketua umum PDI P.Atas dasar gambar ini ,bagi kami ini sebuah penghinaan ,karenanya beberapa waktu yang lalu DPD PDI P telah memerintahkan badan hukum partai ,dalam hal ini saudara Majid Latuconsina dan Saudara Yacob Waas ,untuk melaporkannya kepada Kapolda Maluku,”ungkap Tutuhatunewa.

Dirinya menuturkan,atas menyampaian laporan itu,kepada Polda Maluku,dan selanjutnya nanti akan diproses,sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Sejalan dengan Tutuhayunewa,Tim hukum DPD PDI P Majid Latuconsina yang melapor masalah ini,menyebutkan ini atas perintah dari DPP,karena menyangkut martabat dan harga diri Partai dan pimpinan.

” Saya sendiri sebagai Sekretaris Badan Bantuan Hukum,DPD PDI P Provinsi Maluku.Karena ini adalah wewenang kami,maka kami diperintahkan institusional kepada partai lakukan advokasi kasus ini.Kkarena ini sudah menyangkut martabat ,m harga diri ,marwah dan menyangkut nama besar partai .Oleh karenanya, kami diperintahkan melakukan advokasi ini secara serius.Pada hari ini,secara resmi pukul 12.00 wit,kami sudah melaporkan ini ke Polda Maluku untuk ditindaklanjuti,” terang Latuconsina.

PDIP Lapor

Dirinya menceritakan, saudara Fakaubun Hamid ,lewat akun facebooknya telah diduga menyebarkan fitnah , hasutan , rasa kebencian ,memprovokasi terhadap ketua umum partai Kami dan Presiden. Karena ,kader partai dan kami di daerah punya tanggungjawab untuk menjaga ini.

“DPD PDI P serius untuk melanjutkan kasus ini sampai tingkat pengadilan agar menimbulkan efek jera kepada semua masyarakat ,jangan sembarangan mengeluarķan statement di media elektronik,”tegasnya.

Majid katakan,pasal yang dituntut adalah soal pelanggaran dalam UU nomor 11 tahun 2008 yang telah dirubah dengan UU nomor 19 tahun 2016, tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008.Dan untuk KUHP yang ketentuannya tentang perbuatan yang tidak menyenangkan .

“Jauh hari sebelum ini,memang kami sudah dikumpulkan untuk melakukan ini.Oleh karena kami membutuhkan data-data yang valid dan akurat ,data-data yang sekiranya bisa memberikan kepastian atas pelanggaran dugaan ini ,barulah kami bisa melakukan ini,”ujarnya.

Tambahnya,laporan tim hukum diterima oleh Komisaris Polisi J Sahetapy yang menjabat Kasitum Polda Maluku.Kata dia,nanti kita lihat perkembangannya . Karena ini, laporan harus ditindaklanjuti ,apalagi ini menyangkut penyalahgunaan IT dan ini keras sekali soal UU IT yang mengganjar itu yakni empat tahun penjara.

“Kita berharap,proses ini secepatnya di follow-up sama Polda.Karena ini ,kami juga sudah ditegur oleh pimpinan partai di daerah oleh pimpinan pusat partai.oleh karena tegurannya langsung dari atas, agar Polda Maluku secepatnya mungkin memanggil yang bersangkutan untuk diproses secara hukum.Agar ada kepastian hukum atas kasus ini,”harapnya.

Sampai sekarang ,ungkapnya,sebagai tim hukum PDI P belum menerima permohonan maaf dari yang bersangkutan juga belum mendengar petunjuk itu.Menurutnya, kami tidak tahu kapan diunggah.yang jelas fotonya sudah ada di kami. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top