Seram Bagian Barat

Diduga Ada Sabotase Kinerja BKD Di Pergantian Pimpinan OPD SBB

Bupati SBB3
Foto Bupati SBB di sebuah kesempatan

SBB,Maluku- Perombakan serta pergantian pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup pemerintah daerah Kabupaten Seram Bagian Barat dinilai tidak sesuai mekanisme dan tidak sesuai prosedur. Perombakan itu diduga tanpa ada campur tangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kab. SBB.

Betapa tidak, BKD yang memiliki kewenangan terkait adminstrasi kepegawaian tidak dilibatkan dalam pembuatan SK para Pelaksana Tugas (Plt). Kewenangan BKD pun disabotase oleh pihak yang tidak memiliki kewenangan dalam proses administrasi kepegawaian.

“Jangan karena ada kepentingan pribadi dan kelompok semata lalu aturan, Hak dan fungsi BKD diabaikan begitu saja. Itu haknya BKD bukan haknya intansi lain apalagi mereka yang punya kepentingan dalam hal ini adalah mereka yang menyebut dirinya tim sukses,” ungkap sumber yang enggan namanya dipublikasikan kepada Intim News, Rabu (7/2/2018) di Kantor Bupati SBB.

Menyoal apakah SK itu dibuat oleh BKD, Sumber yang juga merupakan pegawai BKD SBB itu pun mengumbar bahwa SK Plt Kepala OPD tidak diproses oleh BKD.

“SK Plt itu dibuat oleh Assisten Setda SBB, walaupun itu hak dan fungsi kami. Tapi apa mau dikata kalau itu perintah Bupati SBB” terangnya.

Dirinya menambahkan, seharusnya Bupati SBB menanyakan lebih duluan soal SK Plt itu, apa sudah sesuai dengan mekanisme dan melewati pihak BKD ataukah tidak, kalau ini perintah langsung Bupati SBB untuk buat SK Plt tanpa melalui pihak BKD maka Bupati SBB dinilai tak paham mekanisme hak dan fungsi BKD itu sendiri.

Olehnya itu Bupati SBB dan pihak yang memiliki kepentingan, dihimbau tidak merusak birokrasi SBB dan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati SBB untuk membenahi Birokrasi Kabupaten SBB.

Informasi yang dihimpun, Kepala BKD yang sebelumnya dijabat oleh Gaspar Pesireron dijabat oleh Din Silawane, sementara Gaspar Pesireron menjabat sebagai Assisten I Setda SBB. Sementara posisi Din Silawane yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian SBB diisi oleh Paulus Charles Pical.

Sekretaris DPRD SBB yang sebelumnya dijabat oleh Markus Teken, diganti oleh Jefri Lessy yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) SBB. Jabatan Sekretaris KPUD SBB yang ditinggalkan Jefry Lessy, diisi oleh Abdullah Payapo. Sedangkan Soleman Kibas menjabat sebagai Kepala BPMPD SBB.

Terkait dengan itu, Sekretaris Daerah Seram Bagian Barat, Mansur Tuharea yang dikonfirmasi INTIM NEWS dari Ambon, Rabu (7/2/2018) via telepon seluler, sedang tidak aktif. (IN-13)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top