Hukum & Kriminal

Di Duga Punya WIL, Suami Aniaya Istri Pakai Batu Hingga Bersimbah Darah

Aniaya Isteri

Ambon,Maluku – Keharmonisan sebuah rumah tangga,menjadi dambaan bagi pasang suami istri dalam menjaga keutuhan rumah tangga. Namun seringkali kehadiran orang ketiga dalam rumah tangga, membuat tindakan kekerasan pun tidak dapat terhindarkan oleh pasangan suami istri. Hal inilah yang dialami D.K.P (24 tahun), salah seorang ibu rumah tangga muda yang dianiaya oleh Udel Wally (24 tahun), yang tidak lain adalah suaminya sendiri lantaran diduga telah memiliki Wanita Idaman Lain (WIL).

Kasus kekerasan rumah tangga yang dialami oleh D.K.P, berawal dari cekcok mulut dengan pelaku Udel Wally, lantaran pelaku sering meninggalkan korban di rumah berminggu-minggu tanpa ada informasi keberadaannya kepada korban.

Informasi yang dihimpun Intim News dari Laporan Polisi yang teregister dengan nomor: LP/70 /II/2018/Maluku/Res Ambon, Selasa (6/08/2018), menjelaskan, kasus kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh pelaku Udel Wally, kepada istrinya terjadi pada,Minggu (4/02/2018), sekitar pukul, 02.45 WIT (jam setengah 3 sore), di kamar kos beralamat di Mardika, Lorong Tahu,Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau,Kota Ambon.

Kronologi kejadian berawal,ketika korban dan pelaku yang adalah suami istri itu saling cekcok mulut lantaran pelaku yang diduga telah memiliki wanita idaman lain (WIL), sering meninggalkan korban sendirian di kamar kost, berhari-hari tanpa ada kejelasan keberadaan pelaku kepada korban. Pelaku yang kesal akibat ulah korban yang menanyai dimana korban tinggal selama diluar rumah, membuat pelaku naik pitam. Pelaku yang tak lagi dapat memendam emosinya lantas mengambil senongkah batu dan memukulnya di kepala korban.

Akibatnya korban mengalami luka robek pada kepala bagian kiri.

Tidak hanya menganiaya korban hingga bersimbah darah, pelaku juga membawa kabur barang-barang milik korban berupa 1 buah kalung emas seberat 11,5 gram, 1 pasang anting emas seberat 1,2 gram, 1 buah HP Samsung J2 Prime, 1 buah HP Blakberry, 1 buah Tab Samsung.

Korban yang merasa dianiaya oleh pelaku, akhirnya mendatangi kantor Mapolres P.Ambon dan Pp.Lease dan melaporkan kasus kekerasan rumah tangga yang dialami ke Unit Sentra Kepolisian Terpadu Polres P.Ambon dan Pp.Lease, pada Minggu (4/02/2018), sekitar pukul 03.00 WIT (jam 3 sore).

Pelaku pun disangkakan telah melanggar Undang-Undang RI,nomor 23 tahun 2004, tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan hukuman pidana selama 7 tahun.

Selain itu Kasat Reskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease AKP Teddi,SH.S.I.K yang dikonfirmasi Intim News diruangan kerjanya, Selasa (6/02/2018),mengatakan untuk kasusnya masih dalam Lidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top