Maluku

Survei SDI, 60,34 Persen Masyarakat Maluku Pilih Gubernur Berpengalaman

SDI2

AMBON, MALUKU – lembaga survei Sinergi Data Indonesia (SDI) kembali mengeluarkan release terbarunya,Selasa (09/01/2018) di Biz Hotel.Dan, dari hasil kinerja 800 responden yang turun langsung ke masyarakat terkuak temuan survei pada pilkada Maluku tahun ini masyarakat lebih memilih Gubernur berpengalaman untuk memimpin Maluku.

“Hasil temuan Kami pada lembaga survei Sinergi Data Indonesia (SDI) ,masyarakat Maluku lebih memilih Gubernur berpengalaman untuk kembali memimpin Maluku pada periode 2018-2023,dengan persentase 60,34 persen,daripada Gubernur baru. dibanding pasangan Apalagi, calon lain yakni pasangan Irjen Polisi Murad Ismail dan Barnabas Orno duduki angka 26,83 persen. Sedangkan masyarakat yang tidak tahu atau tidak menjawab di angka 12,83 persen, “ungkap Barkah Pattimahu, Direktur SDI kepada awak media melalui Konferensi Persnya.

Sebutnya, persentase itu berdasarkan dari 60,34 persen pemilih yang ingin Gubernur berpengalaman,karena 88,37 persen merasa sangat yakin mampu menyelesaikan persoalan di Maluku.

Hasil temuan tersebut kata dia,karena ada tiga fakta hari ini bahwa pertama, pasangan calon yang sudah memenuhi persyaratan Murad Ismail -Barnabas Orno dengan dukungan sembilan partai. Kedua, pasangan Said Assagaff -Anderias Rentanubun dengan dukungan empat partai. Ketiga, KPU Maluku menyatakan pasangan Herman Koedoeboen – Abdullah Vanath belum memenuhi syarat jumlah suara tetapi masih diberi waktu menambah.

Sementara itu,terkait arah pemilih rasional duduki persentase sebesar 63,50 persen daripada persentase pemilih sosiologis,pemilih psikologis.

“Untuk tipologi pemilih, Said-Andre unggul pada semua tipe pemilih. Hanya 16,80 persen pemilih rasional yang memilih Murad Ismail dan Barnabas Orno,”bebernya.

Kata Dia,tipologi pemilih dikategorikan dalam tiga kriteria yakni, kemampuan calon Gubernur dalam memecahkan masalah yang ada di provinsi Maluku, kepribadian calon Gubernur serta kesamaan latar belakang dengan calon Gubernur misalnya Agama, Suku dan sebagainya.

“Melalui temuan survei kami, dapat disimpulkan beberapa hal. Gubernur baru masih belum mendapat tempat dihati pemilih masyarakat Maluku. Murad Ismail belum bisa mencitrakan diri sebagai calon yang mampu menyelesaikan persoalan di Maluku. Dari mereka yang memilih Gubernur Baru mampu menyelesaikan persoalan di Maluku hanya 51 persen,”katanya.

Selain itu, Said Assagaff sebagai Gubernur berpengalaman lebih diyakini mampu menyelesaikan persoalan di Maluku. Sementara suara Murad Ismail -Barnabas Orno berpotensi hilang karena terdapat 36,65 persen yang memilih isu Gubernur baru memilih Said-Andre.

“Kesimpulan lain, mayoritas pemilih di Maluku lebih rasional dalam menentukan pilihan.Karena,Said-Andre mendapat dukungan dari pemilih rasional. Sementara pemilih psikologis juga lebih mendukung Said-Andre dibanding Murad-Orno. Namun, Murad-Orno unggul tipis pada tipe pemilih sosiologis ,”katanya lagi. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com