Nasional

Surat Ahok Dari Penjara Kepada Isterinya yang Bikin Haru, Saat HUT Pernikahan Mereka

Foto Tribun

JAKARTA- Dari balik tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menggugat cerai Veronica Tan, perempuan yang dia nikahi 6 September 1997. Melalui Fifi Lety Indra, adik sekaligus kuasa hukumnya, Ahok menitipkan surat gugatan cerai itu untuk diserahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Kabar mengejutkan tersebut santer beredar di kalangan awak media. Hingga akhirnya dikonfirmasikan kepada ke kuasa hukum Ahok.

“Iya benar (surat gugatan cerai Ahok). Itu dikuasakan ke Fifi, kemudian diserahkan ke PN Jakarta Utara,” demikian diungkapkan pengacara Ahok, Josefina Agatha Syukur sebagaimana dilansir merdeka.com, (8/1/2018).

Seperti diketahui, Vero mendampingi Ahok di saat dia terjerat kasus penistaan agama. Ada kisah pilu Pada ulang tahun pernikahan mereka yang ke-20. Saat itu Ahok sempat mengirim surat dari penjara.

Berikut petikan surat itu,

“ Untuk Vero istriku, Sekarang aku harus berterima kasih akan keadaan saat ini kepada semua pihak yang menyebabkan aku menjadi narapidana dan ditahan langsung tanpa menunggu proses lebih lanjut.

Tak terbayang jika aku tidak ditahan, aku akan terus bekerja seperti dulu sampai Oktober sampai masa jabatan. Itu artinya saya bangun jam 04.30 (kamu memberiku gelar robot) karena semua waktu dihitung tepat agar aku bisa tiba di Balai Kota jam 07.30 WIB karena sudah banyak yang menunggu dan kerja non stop sampai pulang ke rumah sudah di atas jam 21.00 WIB.

Sabtu-Minggu selain ke kawinan, juga selesaikan dispensasi surat dan kadang sampai tengah malam di malam Senin agar hari Senin tidak ada surat yang tertinggal. Kamu memberi gelar padaku robot sungguh benar.

Sekarang di hari pernikahan kita yang ke-20 tahun, saya bersyukur bisa ada waktu mengenalmu dan memperhatikan kamu. Dulu aku benar-benar ‘take it for granted’ sampai-sampai anak juga kamu yang ajak jalan dan bicara.

Hadiah terbesar HUT pernikahan ke-20 tahun adalah aku di dalam tahanan menyadari betapa beruntungnya pernikahan kita masih utuh dan engkau memaafkan semua kegilaan kerjaku melayani masyarakat. Dan sekalipun mendapat balasan masuk dalam tahanan dan tidak dipilih, tetapi saya mendapatkan istri yang mengasihi aku dan anak-anak kembali. Kalau ada yang salah dalam hubungan suami istri umumnya yang salah pasti sang suaminya

Aku bersyukur dalam tahanan menjadi banyak waktu untuk merenung, betapa istriku bukan lagi seperti dulu. Sekarang sudah jadi dewasa, mampu berprestasi akan menjadi perempuan penolong bagi saya. Sungguh benar dikatakan dalam Amsal Salomo, istri yang berakal budi adalah anugerah Tuhan, “

Sidang perceraian mereka akan segera digelar. Pengadilan Negeri Jakarta Utara akan menggelar mediasi terlebih dahulu. Sidang pun akan digelar secara tertutup.
Akankah mediasi menyatukan mereka kembali? Atau Ahok dan Veronica memutuskan untuk berpisah selamanya. (IN-01/Web)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top