Hukum & Kriminal

Kasus Aborsi Istri TNI AD di Kota Ambon, Tahap II

aborsi

Ambon,Maluku- Kasus aborsi yang dilakukan oleh tersangka A.U, salah seorang istri TNI AD, bersama dengan tersangka W, salah seorang Bidan yang membantu tersangka AU, untuk menggugurkan janin yang ada didalam kandungannya, pada (23/10/2017) tahun kemarin, akhirnya tahap II.

Kasus yang ditangani oleh Penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskirim Polres P.Ambon dan P.P.Lease akhirnya dinyatakan telah memenuhi syarat penyelidikan dan telah diserahkan berkas tersangka dan barang bukti, oleh Penyidik PPA Satreskrim Polres P.Ambon dan P.P.Lease ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ambon, Senin (22/01/2018).

Hal ini disampaikan oleh Kanit PPA Satreskrim Polres P.Ambon dan P.P.Lease Bripka Orpah Jambormias,SH saat dikonfirmasi Intim News, melalui pesan seluler, Selasa (23/01/2018).

“Untuk kasus aborsi yang dilakukan oleh tersangka AU dan tersangka W, Senin kemarin telah tahap II oleh Penyidik PPA Satreskrim Polres P.Ambon dan P.P.Lease kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ambon,” tutur Polwan berpangkat Brigadir Kepala itu.

Dikatakan, untuk tahap II ini, Penyidik PPA Satreskrim Polres P.Ambon dan P.P.Lease telah melakukan pemeriksaan terhadap 5 orang saksi dengan barang bukti yang diserahkan berupa hasil visum dari Dokter rumah sakit Bhayangkara Polda Maluku.

“Untuk kasus Aborsi ini, tersangka AU dijerat dengan pasal 347 KUH Pidana dengan hukuman 12 tahun penjara,” Tandasnya. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top