Seram Bagian Barat

Gandeng Yayasan Vichan Ministry Jakarta, DPC GAMKI SBB Gelar Ibadah di Lapas Piru

Bintal

Piru, Maluku – Komitmen Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Seram Bagian Barat, untuk membawa terang api Injil terus menyala, hari ini DPC Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Seram Bagian Barat menggelar Pelayanan Kasih di Lapas kelas II B Piru bersama Yayasan Vichan Ministry Jakarta, Sabtu (6/1/2018).

Pelayanan Kasih dipimpin oleh Pdt. D.D Susanto, dan dihadiri sekitar 50 orang warga Binaan.

Pdt. Mesak Tamaela, S.Th, Sekretaris Klasis Seram Barat/Wakil Ketua Internal GAMKI DPC SBB katakan bahwa dari kegiatan ini kita tidak berharap apa-apa, sama-sama mengakui ciptaan Tuhan, saya mengajak saling merangkul, saling memanggil, bersyukur dengan cara yang kita miliki, semoga kehadiran GAMKI SBB bersama dengan warga binaan akan memberi makna bagi kita semua dalam hidup, dengan keadaan dan konteks yang kita miliki masing-masing.

Syaiful Syahri, A.Md.IP, S.Sos, MH (Kalapas II BPiru) katakan bahwa kasih itu tidak mengenal ruang dan waktu dan mujizat Tuhan itu nyata, kesaksian kita bagaimana anak Tuhan mencari Tuhan dan menemukan Tuhan dalam perjalanan hidupnya dan pengabdiannya di sini, terus mengabarkan Kasih kepada semua warga binaan, karena kasih tumbuh dalam proses bersama warga binaan. Kita bersama-sama menjadi keluarga bersama dan Islam Kristen sebagai warga Binaan, satu sama lain itu sama, tidak ada perbedaan, yang kita lakukan dan pembinaan iman secara kontinyu.

Victor Matatula (Mantan Narapidana Kasus Pembunuhan/saat ini menjadi Pdt), katakan bahwa penjara bukan akhir dari sebuah kehidupan,untuk itu dia mengajak warga binaan merefleksikan kembali keselamatan Tuhan dan rasakan jamahan tangan Tuhan.

“ Apa yang kita alami adalah rencana Indah Tuhan untuk membentuk kita,” Tuturnya.

Sebelumnya dalam Kotbahnya, Susanto katakan waktu di tahun 2018 dan tahun-tahun berikutnya akan terus berjalan seiring dengan dinamika hidup yang kita jalani bersama. Dalam syair lagu tersebut, lonceng Gereja sudah berbunyi, sebentar lagi Tuhan Yesus Kristus akan datang.

“Harapan itu tetap ada dalam Kristus Yesus, sebab KasihNya tidak akan berkesudahan dalam kehidupan kita, menuntun dan menyertai kehidupan kita yang berjuang dari waktu ke waktu dan tidak pernah berhenti dan itulah Tuhan kita Tuhan yang luar biasa. Setiap waktu Tuhan selalu peduli terhadap orang-orang yang setiap waktu, mungkin dalam derita dan setiap waktu minta campur tangan Tuhan dalam menghadapi tantangan hidup yang dialami, dan hidup Kudus di hadapan Tuhan Allah, tetapi kita tidak luput dari kesalahan untuk hari ini dan untuk selanjutnya,” jelasnya. (IN-14/JSY)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top