Maluku

Diduga Lecehkan Profesi Wartawan, Oknum Anggota KNPI Maluku Dipolisikan

Josy

AMBON,MALUKU – Kesalahpahaman antara Anggota KNPI Maluku dan peserta Interfaith Youth Camp yang berujung pada diberitakannya insiden tersebut,dan berlanjut pada postingan salah satu Pengurus KNPI Maluku di akun facebook atas nama Husniaty Utamy Abbas yang dianggap telah melecehkan profesi wartawan, berbuntut panjang.

Husniaty Utamy Abbas pun dilaporkan oleh Maluku Media Center ke SPKT Polda Maluku, Selasa (30/1/2018) atas dugaan pencemaran nama baik terhadap profesi wartawan melalui akun facebooknya.

Hal tersebut disampaikan oleh Yosi Linansera kepada awak media dalam konfrensi Pers, Selasa (30/1/2018) diruang Pers Kantor Gubernur Maluku.

Dikatakannya, pihaknya telah mengambil langkah hukum terkait kasus dugaan Pencemaran Nama Baik lewat akun media sosial yang diduga dilakukan oleh pemilik akun facebook Husniyati Utamy Abbas.

Pemilik akun facebook Husniyati Utamy Abbas diduga adalah salah satu anggota Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku Versi Rifai Darus, dengan nama Husniyati Utamy Abbas.

“Kami telah melaporkan sudari Husniyati Utamy Abbas (Utamy Abbas) terkait postingan yang bersangkutan pada akun Facebooknya, yang mana dalam postingan tersebut Utamy Abbas telah melakukan penghinaan terhadap Media di Maluku, dengan menyatakan bahwa Media di Maluku makan uang haram, hal ini bagi kami tidak dapat kami terima dan ditolelir” terang Linansera.

Linansera mengungkapkan, pihaknya telah mengantongi tanda bukti Laporan Polisi pada Kepolisian Polda Maluku (TBL) bernomor: TBL/58/I/2018/Maluku/SPKT, terkait Laporan tindak pidana Pencemaran nama baik Media, dengan dikenai pasal 45 ayat 1 UU No.19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No.II Tahun 2008 tentang UTE, dengan ancaman Hukuman Maksimal 4 Tahun Penjara dengan Denda 750 Juta Rupiah.

Linansera mengharapkan kepada semua awak Media di Maluku untuk nantinya dapat mendampingi pihaknya mengawal proses hukum itu hingga tuntas.

“Saya berharap adanya dukungan dan kebersamaan dari rekan-rekan Media, dalam mengawal proses ini, dan kami akan tetap mengawal serta melalui semua tahapan hukum ditingkat manapun hingga perkara ini benar-benar terselesaikan” Tandasnya.

KNPI Mengklarifikasi dan Meminta Maaf

KNPI Khilaf

Insiden yang terjadi di Gong Perdamaian Dunia, dan postingan dari akun facebook Husniyati Utamy Abbas yang sempat menyita perhatian awak media di Maluku itu, akhirnya diklarifikasi oleh pihak KNPI Maluku, Selasa (30/1/2018).

Pihak KNPI pun meminta maaf kepada awak media atas sikap anggotanya yang kini telah khilaf.

Menurut Ketua KNPI Maluku ,Faisal Saihitua, Tamy panggilan akrab Utamy bersama pengurus inti sudah dari Negeri Liang-Maluku Tengah tempat kegiatan peserta Interfaith Youth Camp untuk meminta maaf atas insiden yang terjadi ,juga meminta maaf kepada para rekan-rekan wartawan atas tulisan Tamy di Facebook.

Koordinator Wilayah Indonesia Timur (Korwil Intim) DPP KNPI Sedek Bahta juga menambahkan, sudah silaturahmi ke Pantai Liang tempat kegiatan peserta Interfaith. Selain itu, dirinya menegaskan kepada Ketua KNPI yang baru saja dilantik ,untuk laksanakan tertib organisasi, jika dikemudian hari terjadi insiden serupa, apalagi melibatkan lembaga.

“Saya sudah himbau dan tegaskan kepada Ketua Faisal, untuk lakukan tertib organisasi, Jangan lagi terulang hal-hal yang dapat menimbulkan masalah dengan siapapun yang dilakukan oleh kader . Wajib hukumnya ,KNPI membutuhkan teman media dan menjaga hubungan baik ,saling menguatkan dalam menjalankan peran masing-masing, “tegasnya.

Sementara itu, Utamy juga meminta maaf dihadapan awak media yang hadir, di Pelangi Cafe, Selasa (30/01/2018) ,sambil mencucurkan air mata sembari menekankan tidak akan mengulangi perbuatan yang dapat membuat ketersinggungan dengan siapapun.

Klarifikasi yang diungkapkan oleh pihak KNPI, turut dihadiri oleh Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Maluku, Jufry Salmanery serta Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Maluku, Abu Angkotasan. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com