Agama

Dari Natal Polda Maluku, Kapolda : Polri Harus Netral Di Pilkada

Natal Polda

Ambon, Maluku – Keluarga besar Polda Maluku dan jajaran menggelar ibadah perayaan Natal bersama. Perayaan Natal ini dilaksanakan, Senin, (8/1/2018) bertempat di aula lantai III Maluku City Mall (MCM) Ambon.

“Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Hatimu” adalah tema Natal yang diusung, sementara sub tema “Damai Sejahtera Kristus Terwujud Dalam Polisi Yang Profesional, Modern dan Terpercaya”.

Acara Natal ini dihadiri oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Deden Juhara, Wakapolda Maluku Brigjen Polisi Daniel Pasaribu, sejumlah pejabat utama, anggota  serta keluarga besar Polda Maluku.

Perayaan Natal ini diawali dengan pembakaran lilin natal yang dilakukan Ketua Panitia Natal Kombes Pol Heny Sulistya Arianta, Sekretaris Umum MPH Sinode Gereja Protestan Maluku Pdt. Elifax Tomix Maspaitella,S.Th,M.Si, Sekretaris Keuskupan Amboina Pastor Rd. Ino Ngutra,Pr dan Perwakilan Purnawirawan Kombes Pol (Purn) Johanis Huwae.

Bacaan firman dalam perayaan Natal ini terambil dari Kitab Perjanjian Lama yaitu Kitab Nabi Mikha 5 : 1 – 3 dengan perikop “Raja Mesias dan Penyelamatan Israel”

Pendeta Elifax Tomix Maspaitella,S.Th,M.Si dalam refleksi natalnya mengatakan sosok kepolisian dalam kehadirannya di tengah-tengah masyarakat harus meneladani sosok Raja Mesias sang juru selamat dunia.

“Sosok Polri ditengah masyarakat harus meneladani Raja Mesias dimana setiap kehadirannya harus dapat membawa dan merubah lingkungan sekitarnya berada dalam situasi kehidupan yang damai dan sejahtera,” kata Maspaitella yang saat ini menjabat Sekretaris Umum MPH Sinode Gereja Protestan Maluku.

Ia ungkapkan pula, sosok polisi pembawa damai sejahtera ada pada polisi yang Profesional, Modern dan Terpercaya dalam pelayanannya kepada masyarakat tanpa pandang bulu.

Ibadah perayaan Natal ini dimeriahkan dengan kidung-kidung pujian dari orang dewasa hingga anak-anak.

Terhadap Natal ini, Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Deden Juhara dalam kesan dan pesan natalnya mengungkapkan, perayaan Natal umat kristiani yang dilakukan oleh jajaran Polda Maluku merupakan beberapa agenda Polri dalam merayakan hari besar keagamaan di jajaran Polri tahun 2017.

“Perayaan Polda Maluku baru dapat terlaksana pada hari ini dikarenakan padatnya kegiatan Kepolisian atau agenda Kamtibmas lainnya, sampai pada kegiatan liljn Siwalima 2017, meskipun demikian tidak.mengurangi esensi dan nilai-nilai yangnterkandung dalam perayaan natal Polda Maluku tahun 2017 ini,”ucap Jenderal berbintang dua emas dipundaknya itu.

Kapolda, menuturkan perayaan natal Polda Maluku dapat dijadikan sebagai momentum peningkatan imann kristiani yang dapat mendorong kualitas kinerja Polri, juga dapat memberikan kontribusi nyata sebagai penggerarak dalam miningaktkan budaya hidup melayani kinerja yang berta ggung jawab dalam menjalankan amanah dilandasi peduli kasih,sebagaimana yang tersirat dalam tema natal Polri tahun 2017 yaitu, Damai Sejahtera Kristus,Terwujud dalam Profesional, Moderen dan Terpercaya.

“Setiap anggota Polri wajib menjadi agen pembawa damak,adil,peduli dan selalu ada bersama-sama masyarakat,serta memberikan kepastian hukum dimana pun berada. Selalu berkomitmen dan konsisten untuk melakukan perubahan sikap hidup dalam berpikir dan bertindak disegala sendi kehidupan,baik dalam dinas,keluarga maupun dilingkungan,”Tutur Kapolda.

Kapolda mengatakan, perkembangan isu global yang sementara mengusik dunia saat ini menimbulkan demonstrasi dimana-mana dan munculnya aksi terorisme dibeberapa negara bahkan di Indonesia.

” Kita patut bersyukur atas perayaan anatal tahun 2017 dan tahun baru 2018 diwilayah Maluku yang dapat terselnggarakan dengan baik,sehingga masyarakat kristiani dapat melaksanakan ibadah perayaan natal dengan baik dan penuh sukacita bersama-sama dengan keluarga.Terlihat juga komunitas agama lainnya yang secara sukarela turut berpartisipasi dalam membantu kelancaran perayaan Natal di Maluku,”Jelasnya

Kapolda,menambahkan, tahun 2018, Polri akan dihadapkan pada moment pesta demokrasi yang akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Khusus di Maluku sendiri akan dilaksanakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Walikota dan Wakil Walikota Tual,serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tengggara. Untuk itu Polri dituntut untuk untuk mengamankan setiap kegiataan demokrasi ini.

” Selaku Kapolda Maluku saya,kembali mengingatkan kepada seluruh personil Polda Maluku, untuk terus memberikan upaya-upaya penegakan hukum dan keadilan,baik dilingkungan Polri,maupun dalam lingkungan masyarakat. Hindari perbuatan-perbuatan yang dapat merusak kehidupan pribadi,keluarga maupun Institusi Polri antata lain, kekerasan dalam rumah tangga, disersi narkoba,penyalah gunaan senjata api,miras,arogansi, atau kekerasan terhadap masyarakt dan segala bentuk kejahatan lainnnya. Tunjukan sikap hidup yang memiliki integritas,disiplin,jujur,sederhana,tanggung jawab,cinta kasih, serta lakukan perubahan dan tingkatkan kinerjanya,”Tandasnya. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com