Hukum & Kriminal

Aniaya Siswa, Satpam SMP 2 Ambon Dipolisikan  

Ilustrasi kekerasan pada anak

Ambon, Maluku –  Anggota Satuan pengamanan yang bertugas pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Ambon, akhirnya dipolisikan setelah diduga menganiaya Muhammad Reynaldo (14 Tahun) yang juga merupakan pelajar paa SMPN 2 Ambon.

Informasi yang dihimpun INTIM NEWS di Mapolres P.Ambon dan Pp.Lease , Kamis (25/1/2018) menyebutkan, Terlapor dilaporkan oleh orang tua korban atas nama Naniek Setiawan (40 Tahun) karena diduga menganiaya anaknya yang juga merupakan pelajar pada SMPN 2 Ambon.

Penyebab dari penganiayaan itu masih dalam penyelidikan Polisi, namun berdasarkan informasi korban diduga menganiaya korban pada Selasa, (23/1/2018) sekitar pukul 10.00 WIT.

Kasus penganiayaan terhadap anak bawah umur terjadi saat dimana pelapor mendapat laporan dari korban bahwa saat di sekolah Selasa, (23/1/2018), korban ditampar oleh Satpam (terlapor). Setelah mendengar laporan dari anaknya, pelapor langsung ke Sekolah dan mempertanyakan penyebab apa sampai anaknya dipukul oleh terlapor. Saat itu baru diketahui bahwa Satpam menampar korban sebanyak satu kali mengenai pelipis bagian kanan korban yang mengakibatkan bengkak.

Pelapor pun tak puas dan melaporkannya ke SKPT Polres Ambon dan Pp. Lease pada Selasa, (23/1/2018), yang teregister pada laporan polisi LP/49/1/2018/Maluku/Res.Ambon.

Atas perbuatannya, Satpam SMPN 2 Ambon itu diduga telah melakukan penganiayaan terhadap anak bawah umur sebagaimana diatur dalam pasal 80 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp 72 juta.   (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com