Maluku

AHY Ajak Mahasiswa Bijak Gunakan Medsos

AHY2

AMBON, MALUKU – Disela-sela kuliah umum oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dihadapan ribuan mahasiswa di Aula Rektorat Unpatti Ambon, Jumat (26/01/2018),dirinya menyarankan agar bijak menggunakan sosial media.

“Seperti yang Saya sampaikan di awal tadi, bahwa kita tidak cukup kuat, dan tidak mau membuktikan itu semua, menghentikan hadirnya teknologi. Yang bisa kita lakukan adalah membangun filter, bagaimana bangsa kita terutama generasi mudanya yang sangat aktif di sosial media itu, bisa secara bijak menggunakan sosial media untuk kepentingan yang baik, bukan sebaliknya. Ini perlu edukasi, perlu himbauan dan kita harus mengingatkan satu sama lain,”ajak AHY.

Dirinya menilai, contoh sederhana teman kita menyebarkan berita yang belum tentu benar, belum diklarifikasi, kita coba sampaikan, dan kita tahu bahwa negara kita adalah negara hukum. Marilah kita bergerak dalam koridor hukum, etika dan kemanusiaan. Menurutnya, bagaimana mahasiswa bisa menjadi salah satu faktor penting dalam Bela Negara yakni, Bela Negara milik semua komponen bangsa. Itu hak dan kewajiban kita. Mulai dari diri kita, mahasiswa, Perguruan Tinggi ,menjadi salah satu elemen terdepan dalam upaya untuk menjaga integritas dan kedaulatan Negara kita.

“Untuk menjaga integritas dan kedaulatan Negara kita melalui, pemikiran-pemikiran kritis, check and balance, melalui pemahaman tentang realitas hari ini. Dan ,bisa ikut mengedukasi masyarakat. Contohnya,ada pemicu konflik disuatu daerah. Apakah itu konflik berbasis SARA, apakah itu konflik vertical, terjadinya upaya untuk melepaskan diri dari bangsa Indonesia.atau ancaman-ancaman terorisme dan radikalisme. Nah, para mahasiswa-mahasiswi yang miliki kecerdasan intelektual, memiliki nalar,logika,tapi juga hati nurani, bisa ikut mengedukasi masyarakat di sekelilingnya, bahwa hati-hati dalam menggunakan isu-isu tertentu, yang bisa memecah belah Negara kita,”sebutnya.

Tambahnya, justru kita wujudkan Bela Negara kita dengan cara-cara yang edukatif, cara persuasive dan konteks preventif. Karena upaya revpresive itu milik TNI. itu miliknya aset ataupun alat Negara kita. Mahasiswa komponen masyarakat lainnya, bisa masuk dalam peran yang lain.

Ajaknya lagi, generasi muda ini, selalu dihadapkan dengan polemik, bagaimana menggunakan kecanggihan era digital yang kita ketahui ,termasuk sosial media, agar digunakan secara kreatif Dan produktif, bukan sebaliknya,menghadirkan dampak-dampak yang negatif. AHY dihadapan ribuan mahasiswa lintas Universitas dan Perguruan Tinggi di Ambon, memberikan kuliah umum dengan judul ‘ Fajar Baru Dari Timur, Menuju Indonesia Emas 2045. AHY didampingi oleh Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Michael Wattimena, Ketua DPD Demokrat Elwen Roy Pattiasina bersama fungsionaris partai berlambang bintang mercy tersebut. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top