Kota Ambon

Walikota Ambon : Mardika Sudah Miliki Brand Sendiri

Richard Syarif

AMBON, MALUKU – Dalam kesempatan memberikan sekapur sirih (sambutan -red) pada acara Mardika Bakudapa, Jumat (29/12/2017) ,Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengungkapkan, Mardika sudah memiliki brand sendiri.

Menurutnya, ibarat merk dagang yang terkenal, Mardika ini salah satu merk dagang yang terkenal di kota Ambon,kemana saja ,baik di Jakarta, Kalimantan, Sumatera dan Sulawesi. Dalam perkembangannya, begitu banyak masyarakat Mardika berpindah tempat, sesuai dengan dinamika dan kebutuhan kota ,tapi semangat kebersamaan itu tidak pernah berhenti juga di kota lain.

Mardika Bakudapa

Dengan brand yang ada kata Louhenapessy , bisa berdampak positif dan negatif.

“Dampak positif adanya brand Mardika ini,manakala kegiatan ini tersebar di media sosial, akan berdampak positif bagi kota ini. Tapi, kalau terjadi konflik kecil-kecilan akan berdampak negatif bagi kota ini karena berbatasan langsung dengan Batumerah,”tandasnya.

Oleh karena itu ajaknya, posisi Mardika penting sekali untuk turut menciptakan stabilitas keamanan bagi kita , baik hari ini maupun ke depannya.

“Dalam hal ini pemerintahan kota butuhkan betul, dukungan dan partisipasi dari masyarakat Mardika maupun Batumerah menjaga stabilitas dan keharmonisan sosial untuk keberlanjutan penyelenggaraan sosial kemasyarakatan di pemerintah kota kita,”ajak Walikota.

mardika bakudapa2

Menyentil sedikit soal Pilkada khususnya Pemilihan Gubernur tahun 2018 mendatang, Walikota katakan, Gubernur (Petahana-red) bukan butuh cinta saja, tapi dukungan.

“Gubernur bukan butuh cinta saja, tapi dukungan. Karena kalau bercinta saja, tanpa menikah bisa berpisah. Jadi ,bercinta sambil mendukung sehingga bermuara pada tahun 2018 yang akan datang,”ujarnya.

Kesempatan yang sama, Gubernur Maluku Said Assagaff pada sambutan singkatnya kemukakan bahwa,memang brand Mardika sempat dialami juga dari dulu oleh dirinya semasa kecil. Pasalnya, tempat bermain di Mardika serta jalur lalu lalang ke Batumerah harus melewati Mardika.

“Kesempatan acara Mardika bakudapa ini, paling penting duduk bercerita.Orang Mardika yang tinggal di Ambon juga ingin mendengar sesuatu dari mereka yang tinggal di luar Ambon,apalagi sesama teman sekolah atau teman main dulu-dulu semasa kecil,”ungkap Assagaff.

mardika 3

Dijelaskannya, Mardika ini jantung kota. ada sedikit gerakan di kota Ambon pasti ada baunya Di Mardika, karena berbatasan dengan pasar dan berbatasan dengan Negeri tetangga yakni Batumerah.

“Saya ingin brand ini kita angkat terus, agar generasi muda menciptakan sesuatu produk yang bisa kita pakai, made in Mardika. Bisa kita pasarkan dan dijual.Kita siap bantu melalui Dinas terkait,Dinas Koperasi misalnya,untuk kesejahteraan masyarakat di Mardika dan kota Ambon,”terangnya.

Dirinya berharap, bersama saling bantu TNI dan Polri menjaga suasana damai, tentram, apalagi menghadapi Hari Besar Keagamaan. Dia yakin Mardika sudah terbuka untuk semua warga masyarakat, tidak saja di kota Ambon, tapi juga daerah yang lain.Tak lupa Ketua DPD Golkar Maluku ini ucapkan terima kasih kepada para tokoh masyarakat di Mardika.

“Sekali lagi mari bantu Saya dan Walikota, kita bangun Maluku yang benar-benar aman dan damai,”ajaknya.

Sebelumnya,Ketua Panitia Pelaksana Mardika Bakudapa, Joga Papilaya menerangkan kegiatan tersebut dikemas dalam dua agenda yakni Natal bersama pada tanggal 28 Desember dan makan patita bersama tanggal 29 Desember.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempererat tali persaudaraan sesama orang Mardika baik yang ada di Ambon maupun yang ada di luar. Saya berterima kasih sekali bahwa semua warga Mardika, orang tua yang ada di Jakarta bisa berkenaan hadir di sini. Itu pertanda bahwa jalinan emosional kita semakin kuat, tidak pernah surut walaupun dalam perjalanan Mardika ini, banyak kendala, hambatan hingga kami sempat tercerai berai,”ungkap Papilaya.

Tuturnya, tema Mardika Bakudapa adalah “Senandung Cinta Untuk Mardika, Untuk Ambon dan Maluku”.

” Kami mau bilang bahwa warga Mardika ini, welcome terhadap semua orang, cinta damai, walaupun kami tercerai berai tapi kami tetap ada sampai saat ini. Kegiatan ini bukan hanya sebatas rutinitas semata,lebih daripada itu, membuktikan cinta kita terhadap kota Ambon, terhadap Maluku ini, dengan mengajak bapak ibu saudara semua, pemerintah untuk kita ada dan bersama-sama untuk makan patita,”ucapnya sembari haturkan terima kasih kepada Gubernur Maluku dan katakan bahwa warga Mardika cinta daerah ini, kota ini, jemaaat ini.Dia berharap Gubernur dan Walikota untuk tetap memimpin daerah Maluku dan kota Ambon . (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com