Militer

Sambut HJK, Kodam Pattimura Gelar Penghijauan Dan Bersih Pantai

Reboisasi

Malteng,Maluku- Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika (HJK) tahun 2017, Kodam XVI/Pattimura mengadakan penghijauan lingkungan. Kegiatan yang mengusung tema “Manunggal Dengan Rakyat TNI Kuat” itu dipimpin oleh Komandan Kodim (Dandim) 1504/Ambon, Letkol Inf Roynald Sumendap. Kegiatan yang dilaksanakan, Senin (11/12/2017) bertempat di Puncak Sion, Desa Hatu, Kec. Leihitu Barat, Kab. Maluku Tengah.

Wakil Bupati Maluku Tengah Marlatu Leleuri dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Karya Bhakti dan Bakti sosial merupakan salah satu rangkaian dari peringatan Hari Juang Kartika Ta. 2017 yang telah diselenggarakan oleh Kodam XVI/Pattimura.

Lebih lanjut dikatakan, kunjungan yang dilakukan oleh Bpk. Kasdam dan rombongan untuk melakukan penghijauan di Negeri Hatu Kec. Leihitu Barat agar ekosistem hutan tetap terjaga. Karena sebagian besar kerusakan hutan yang terjadi adalah atas ulah dari masyarakat, seperti penebangan hutan secara liar dan tidak adanya reboisasi.

“Kodam XVI/Pattimura telah mempelopori penghijauan dalam bentuk penanaman pohon, semuanya bertujuan untuk menjadi contoh kepada masyarakat agar timbul kesadaran untuk menjaga dan memlihara kelestarian lingkungan hidup. Melaui kegiatan penghijauan ini kiranya dapat memotifasi masyarakat untuk menanam pohon dan melestarikan lingkungan sekitar”, harap Marlatu.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Tri Soewandono dalam sambutannya mengatakan, penanaman pohon secara serentak diwilayah Kodam XVI/Pattimura dilakukan dalam rangka memperingati hari lahirnya TNI-AD (Hari Juang Kartika Ta. 2017).

Adapun rangkaian kegiatan dari HJK tahun 2017 meliputi, Lomba lari Marathon 10 KM, Pengobatan masal yang dilaksanakan di Ternate, Penanaman Pohon, Donor Darah dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya dalam rangka menyongsong Hari Juang Kartika ke-72 yang akan diperingati pada tanggal 15 Desember 2017.

“Kegiatan HJK sengaja diadakan dalam bentuk sosial karena TNI-AD lahir beserta masyarakat,”tutur Kasdam.

Lebih lanjut dikatakan, tujuan dari penghijuan adalah untuk mengembalikan kejayaan rempah-rempah Maluku seperti pada jaman dahulu yang sudah punah, memang dalam jangka waktu 1 tahun ini belum bisa memetik hasilnya akan tetapi untuk anak cucu kita yang akan datang.

Kodam XVI/Pattimura mampu mengembangbiakkan tanaman Torem melalui anggota Kodim 1507/Saumlaki. Ditambahkan, program-program yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah Maluku Tengah, harus kita dukung khusunya penanaman dan pembibitan pohon rempah-rempah. Emas Hijau dan Emas Biru Kodam XVI/Ptimura tetap kita pertahankan dan kita lestarikan bersama. Kita aama-sama mensukseskan program-program yang sudah dicanangkan dari Pemerintah Daerah.

Adapun jenis-jenis bibit pohon buah yang ditanam antara lain Mangga 130 pohon, Durian 90 pohon, Nangka 26 pohon, Rambutan 12 pohon, Sukun 5 pohon, Duku 5 pohon, Cengkeh 600 pohon dan Pala 200 pohon.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Bibit tanaman secara simbolis dari Kasdam XVI/Ptm, Wakil Bupati Maluku Tengah, Danrem 151/Bny, PA LO AU Kodam XVI/Ptm dan Kapolres P. Ambon kepada Bpk. Enos Tehupiori ( pemilik lahan ) dan 5 orang perwakilan dari masyarakat Desa Hatu, dan penyerahan sembako oleh Kasdam XVI/Ptm, Wakil Bupati Maluku Tengah, Danrem 151/Bny, PA LO AU Kodam XVI/Ptm dan Kapolres P. Ambon kepada 5 orang perwakilan dari masyarakat Desa Hatu serta penanaman pohon secara simbolis oleh Kasdam XVI/Ptm dan diikuti oleh tamu undangan beserta dengan masyarakat dan siswa-siswi SMP Hatu.

Sementara itu, ditempat terpisah Kodam XVI/Pattimura bersama Dinas Lingkungan Hidup melaksanakan kegiatan Pembersihan Lingkungan bertempat di Galala bawah Jempatan Merah Putih (JMP) dan di Poka depan PLTD Poka.

Selain personel Kodam Pattimura kegiatan pembersihan ini juga melibatkan beberapa instansi lain seperti Lanal IX Ambon, Brimob, Pol Air, Mahasiswa, Pelajar dan Masyarakat.

Kegiatan ini merupakan upaya Kodam Pattimura dalam meningkatkan lingkungan hidup yang baik bagi masyarakat serta menciptakan lingkungan masyarakat yang bebas akan sampah sehingga lingkungan terhindar dari wabah penyakit dan mencegah kerusakan ekositem yang ada.

Bersih pantai

Kegiatan ini sudah berlangsung beberapa hari yang dilakukan secara tersebar di lingkungan kota Ambon, diantaranya Masjid Almanar, Masjid baitul Makmur, Masjid As Salamah, Gereja Priel ( Bentas), Gereja Nehemia, Gereja santa maria ( Benteng), gereja Bethel Indonesia (Air Salobar), Vihara gunung Nona dan Pura Museum Siwa Lima.

Kegiatan pembersihan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas sampah agar lingkungan hidup tetap terjaga dengan baik sehingga masyarakat bisa merasa nyaman dan hidup sehat dengan lingkungan yang ada.

Begitu nampak kerja keras masyarakat, pelajar dan mahasiswa berserta TNI dan Polri dengan sangat antusias mengangakat sampah yang bertebaran disekitar pantai agar lingkungan pantai tetap bersih sehingga aktifitas masyarakat disekitar pantai tidak terganggu.

Kegiatan ini juga difokuskan pada pantai dan teluk agar biota laut tetap terlindungi sehingga dapat meminimalisir kerusakan akibat pencemaran lingkungan. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top