Hukum & Kriminal

Mengidap Gangguan Jiwa, Pria di Ambon Ditemukan Tewas Gantung Diri

25353212_1698100696879877_171164257_o

Ambon, Maluku – Selvianus Javeki (24 tahun), nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri menggunakan kabel warnah putih di sebuah dapur milik kakaknya Jory Javeki di lokasi Kelurahan Waihoka, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, pada Selasa (12/12/2017), sekira pukul 20.00 WIT (jam 8 malam).

Kapolsek Sirimau, AKP.W.B.Minanlarat kepada INTIM NEWS, melalui pesan selulernya, Rabu (13/12/2017), menjelaskan tinakan bunuh diri yang dilakukan oleh Selvianus Javeki dengan menggantung diri, dilakukan dengan cara melilit kabel warna putih dilehernya. Korban pertama kali ditemukan oleh kakaknya, yang bekerja sebagai petugas Cleaning Service pada kantor Gubernur Maluku. Saksi (Jory Javeky) saat pulang ke rumah, mendapati korban telah meninggal dunia. Saat ditemukan, korban tergeletak di dapur dalam kondisi leher terlilit kabel.

Menurut penuturan saksi, kakak kandung korban kepada anggota Polsek Sirimau, Korban tinggal serumah dengan saksi, namun karena korban merupakan orang dengan masalah kejiwaan (ODMK)  saksi menempatkan korban di kamar yang posisinya diluar rumah saksi.

25353558_1698100850213195_1561510160_oKejadian berawal, Sekira pukul 06.30 WIT (jam setengah 7 pagi) saksi bersama dengan istri dan kedua anaknya pergi dari rumah untuk bekerja seperti biasanya. Saat saksi beranjak kerja, korban terlihat sedang berada disekitar rumah. Sekira pukul 20.00 WIT (jam 8 malam), saat saksi pulang bekerja tepat didepan rumahnya, saksi melihat jendela  depan rumahnya  terbuka. Saksi sempat berfikir, korban sedang berada di dalam rumah, pasalnya merupakan kebiasaan korban jika masuk ke rumah saksi selalu melalui jendela jika rumah dalam keadaan tertutup.

“Saksi yang melihat kondisi jendela rumahnya telah terbuka, dan tanpa berfikir lain saksi kemudian masuk ke dalam rumah dan menyalakan lampu rumah, kemudian saat saksi menuju kebagian belakang rumah untuk melihat keberadaan korban, saksi dikagetkan karena melihat korban sudah berada di lantai bagian dapur rumah, dengan posisi tergeletak  tidak bernyawa dengan terlilit kabel warnah putih,” ungkap Perwira pertama Polsek Sirimau berpangkat Ajun Komisaris Polisi itu.

Lanjutnya, merasa takut dengan apa yang dilihatnya, saksi kemudian berlari keluar rumah dan meminta tolong kepada warga sekitar untuk membantu saksi melihat kondisi yang dialami oleh korban.

“Mendengar teriakan histeris oleh saksi, membuat para tetangga rumah berdatangan ke rumah saksi dan masuk ke dalam dapur dan memeriksa keadaan korban yang diketahui telah meninggal dunia, dengan kondisi leher korban yang terlilit kabel warna putih sambil menggigit lidah, mulut korban mengeluarkan busa dan cairan kuning dari kemaluan korban keluar membasahi lantai, serta adanya segumpal darah disekitar mulur korban,” tutur AKP W.B Minanlarat.

Ditambahkannya, selanjutnya saksi dan warga sekitar langsung melepaskan lilitan kabel pada leher korban dan mengangkatnya masuk ke kamar.  Saksi Jori Javeki (Kakak Korban) lantas menghubungi pihak keluarga yang berada disekitar Kelurahan Waihoka.

25353540_1698100866879860_623113951_oPukul 02.00 WIT (jam 2 malam), Rabu dini hari, pihak ,Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Ambon bersama indentifikasi Polres Ambon dan piket Polsek Sirimau tiba di TKP untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Informasi yang diterima oleh tim Indentifikasi Polres P.Ambon dan P.P Lease serta anggota piket Polsek Sirimau dari pihak keluarga korban, korban Selvianus Javeki memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan sakitnya sudah berlangsung lama, korban juga sudah sekitar 3 (tiga) kali masuk rumah sakit jiwa dan baru saja keluar dari Rumah Sakit jiwa sekitar bulan September 2017 dengan kondisi masih dalam keadaan yang sama.

“Korban diduga meninggal karena kehabisan nafas saat menggantung diri, akan tetapi diperkirakan ikatan saat menggantung diri tidak terlalu kuat sehingga tubuh korban terjatuh kelantai, karena saat ditemukan saat itu korban berada dilantai ruangan dapur dengan kondisi leher terlilit kabel warna putih sambil menggigit lidah, mulut mengeluarkan busa dan pada daerah intim korban mengeluarkan cairan,” Tandasnya. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top