Hukum & Kriminal

Kasus Pembunuhan Pengacara Di Malra “Kabur”

Penemuan mayat

Ambon, Maluku- Kepolisian Resort Maluku Tenggara (Malra) hingga kini tak kunjung mengungkapkan pelaku pembunuhan pengacara Jose. K Maturbongs (50 tahun) yang terjadi pada (24/10/2017). Pasalnya kasus pembunuhan yang dilakukan oleh orang tak dikenal kepada Pengacara Jose.K. Maturbongs didepan Kampus STIA Langgur, Oktober kemarin, hingga kini tak kunjung ada penjelasan yang pasti dari pihak Satreskim Polres Maluku Tenggara (Malra). Kasus itu pun seakan “Kabur”.

Kasat Reskrim Polres Maluku Tenggara, AKP Izhack Risambessy yang dihubungi oleh Wartawan Intim News, melalui telephone seluler, Kamis (7/12/2017), menolak untuk menerima panggilan.

Tak Hanya Kasat Reskrim AKP Izhack Risambessy yang memilih mengalihkan panggilan saat konfirmasi dari Intim News.

Karo Bin Ops Polres Maluku Tenggara IPDA Kene yang dikonfirmasi Intim News melalui telephone seluler, menjawab diplomatis terkait penanganan kasus pembunuhan Pengacara Jose. K Maturbongs. Baginya, ekspos terkait perkembangan kasus itu merupakan kewenangan Kasat Reskrim Polres Malra.

“Soal penanganan kasus pembunuhan Pengacara Jose. K Maturbongs yang tengah dalam penanganan Polres Maluku Tenggara, saya tidak bisa berkomentar, karena itu kewenangannya Pak Kasat Reskrim, silahkan Pak hubungi Pak Kasat Resekirim saja,” Ucap Perwira Pertama Bin OPS Satreskrim Polres Malra.

Diketahui sebelumnya, untuk penanganan kasus pembunuhan pengacara Jose. K Maturbongs yang dilakukan oleh orang tak dikenal dilokasi didepan Kampus STIA Langgur, pada (24/10/2017), Mantan Kapolres Malra AKBP, Agus Riyanto,S.I.K, S.Pd, SH, yang dikonfirmasi Intim News, pada Bulan November kemarin, menjelaskan, untuk penanganan kasus pembunuhan pengacara Jose. K Maturbongs, masih belum terungkap siap pelakunya karena tengah dalam penyilidikan dan pemeriksaan saksi oleh Penyidik Satreskrim Polres Malra. Pasalnya penyidik Satreskrim Polres Malara juga belum bisa mengungkapkan siapa pelaku penikaman yang menewaskan pengacara Jose. K Maturbongs, dikarenakan lokasi Tempat Kejadiaan Perkara (TKP) berada jauh dari pemukiman warga.

“Masih dalam tahap penyidikan dan pemeriksaan saksi-saksi oleh Satreskirm Polres Malra. Karena lokasi TKP jauh dari pemukiman warga, sehingga Tim Penyidik Polres Malrapun belum bisa mengungkapkan siapan pelakunya. Semnetara sudah 6 orang saksi yang dimintai keterangan yang terutama dari saksi dari keluarga korban dan warga di sekitar TKP,” ungkap Perwira Polri berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi yang Kini menjabat selaku Waka SPN Passo itu. (IN-07).

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top