Kota Ambon

Jihandak Brimob Polda Maluku, Urai 2 Bom Rakitan Batu Merah

bom-rakitan-ilustrasi-_120709073023-339

Ambon, Maluku – Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak), Satuan Gegana Brigade Mobil (Brimob) Polda Maluku akhirnya berhasil mengurai 2 bom rakitan yang ditemukan oleh seorang pekerja buruh bangunan bernama Suleman Romonin (63 tahun), warga Battu Merah, di kompleks Batu Merah Dalam RT01/RW03, Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon tepatnya di puncak belakang Asmil Tim Intel Korem 151/Binaiya, pada (13/10/2017) lalu.

Komandan Satuan (Dansat) Brimobda Maluku, Kombes Agus Pujianto, kepada Intim News, melalui pesan selulernya, (17/12/2017) menjelaskan untuk hasil penguraian 2 buah bom pipa rakitan hasil temuan di Desa Batu Merah Dalam, Kelurahan Amantelu, RT 01/ RW 03, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon ini dengan hasil penguraian oleh Tim Jihandak Satuan Gegana Brimobda Maluku yakni pada (13/12/ 2017), pukul 20.00 WIT berupa bukti bom pipa pertama yang diurai dengan panjang, 9 cm berdiameter 4,5 cm dan berat, 0,5 kg dengan berat hulu ledakan 0,98 gram.

Untuk penguraian bom pipa kedua dengan panjang 9 cm berdiameter 4,5 cm dengan berat 0,5 kh dengan berat hulu ledakan 0,98.

“Dari kedua barang bukti bom rakitan tersebut menggunakan 2 sistem cara kerja di antaranya bisa dipicu dengan jalan di bakar dan juga dipicu dgn menggunakan batrei 1,5 Volt. Apabila kedua barang bukti 2 bom rakitan tersebut dipicu dengan Baterai 1,5 Volt sebagai power maka kawat halus yang berada pada lubang papan PCB dapat mengantarkan panas sehingga memicu hulu ledakan (Handak) utama yang berada pada bambu dan handak utama yg berada pada bambu dapat memicu handak pada Detonator Non Elektrik buatan pabrik tersebut dan dari Detonator dapat memicu isian TNT yang berada dalam casing Bom pipa tersebut,” ungkap Perwira menengah Dansat Brimobda Maluku berpangakt tiga bunga melati dipundaknya itu. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com