Lintas Maluku

Fokus Armada Laut, 30 Kapal Siap Jelang Mudik Natal Dan Tahun Baru 2017

km-lambelu

Ambon, Maluku – Mengantisipasi lonjakan penumpang yang mudik ke kampung halaman di Provinsi Maluku maupun di luar Maluku, Pemerintah daerah melalui Dinas terkait yakni Dinas Perhubungan, KSOP dan PT.Pelni, telah menyiapkan armada. Armada tersebut, lebih terfokus pada bidang laut yakni kesiapan kapal-kapal penumpang bagi masyarakat.

“Berdasarkan tugas dan fungsi Dinas Perhubungan, kami telah melakukan langkah-langkah kebijakan yang sudah dimulai dengan pertemuan-pertemuan lintas mitra yang sudah dilakukan tiga kali pertemuan dan didalam pertemuan itu, kita telah membahas sesuai fungsi dan peran masing-masing, guna kesiapan mudik penumpang menjelang hari raya natal dan tahun baru,” jelas Melky Lohy, Sekretaris Dinas perhubungan Provinsi Maluku, disela-sela rapat kerja bersama Komisi C DPRD Maluku, Selasa (12/12/2017), di Ruang Komisi C.

Sebutnya, kesiapan armada yang digunakan baik laut, darat dan udara serta penyeberangan, masih terdapat lima buah kapal yang masih docking. Tetapi informasi hari ini, hanya tersisa tiga kapal yang masih dalam kondisi docking. Dua kapal itu direncanakan selesai docking pada tanggal 15 Desember tahun 2017 mendatang. Sedangkan satu kapal, dengan rute ke SBT direncanakan akhir bulan Desember.

“Beberapa langkah yang diambil untuk mengantisipasi pelaksanaan perayaan natal dan tahun baru kita berpedoman pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya.Terdapat beberapa lintasan titik kritis pada pelabuhan Yos Sudarso dan Pelabuhan Slamet Riyadi. Tetapi kami bersama KSOP serta Pelni akan buat posko pada titik kritis tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, berdasarkan data pihak KSOP telah disiapkan banyak armada. Secara terperinci yakni, ada 10 kapal Pelni, yang akan melayani serta pendukung. Diantaranya, KM Tidar, Dobonsolo, Doloronda, Ngapulu, Launcer, Sangiang, Sirimau, Pangrango, Cermai, Gunung Dempo, yang nantinya akan melayari pelabuhan-pelabuhan tujuan untuk kesiapan Natal dan Tahun Baru.

Juga ada 9 kapal perintis yakni, Sabuk 63 diganti dengan KM Maloli, KM Cantika 88, KM Asia Permai/KM Inti Mulia, KM Sabuk Wisata 31, Sabuk 43,Sabuk 33,48, Manusela, Inti Glory, MA 02 dan Sabuk 41.

Selain itu,ada 11 kapal lokal, yaitu KM Temi, Wayangan, Tanjung Kabat, Elisabet 2, Bobot Masiwang, Marsela, Cantika 189, Intim Teratai, Amboina Star, Amboina Raya, dan Permata Muda.
Rapat kerja tersebut, diakhiri dengan pernyataan dari Ketua Komisi C DPRD Maluku Anos Yeremias.

“Kita tunggu saja tanggal 14 Desember ,rapat teknis lintas mitra kami. Pasti apa yang telah dijelaskan dari pihak Perhubungan dan KSOP, telah memberikan gambaran terhadap apa yang nanti mereka akan lakukan, serta langkah antisipasi. Yang pasti,Komisi C memberikan apresiasi kepada mitra dalam rangka antisipasi lonjakan penumpang di akhir tahun,” ucap Legislator asal parta Golkar itu. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top