Lintas Peristiwa

Bentrok Dua “Musuh bebuyutan” Berlanjut, Pohon Natal Ditumbangkan

Konflik PMI-Tempat Putar Kudamati

Ambon,Maluku- Kelompok pemuda Lorong Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) dan Tempat putar angkot jurusan Kudamati, Kel. Benteng, Kec.Nusaniwe,Kota Ambon, layaknya “musuh bebuyutan”. Ada saja hal sepele yang dapat memicu bentrok kedua kelompok pemuda jalan dr Kayadoe ini.

Bentrok kedua kelompok pemuda telah terjadi Kamis (14/12/2017) dini hari sekitar pukul 03.15 WIT, yang diduga dipicu oleh pelemparan para pelaku balapan liar oleh salah satu kelompok pemuda.

Berawal dari insiden tersebut, terjadilah aksi saling lempar kedua kelompok pemuda tersebut. Hal itupun berlanjut, pukul 13.45 Wit di lokasi yang sama.

Barang bukti pengrusakanInformasi yang dihimpun INTIM NEWS, salah satu kelompok Pemuda dipimpin oleh R.H Cs, menggunakan kendaraan roda dua melaju dari arah kantor PMI menuju tempat Putar angkot jurusan Kudamati, langsung melakukan pengerusakan (Menumbangkan) Pohon Natal dan (memcahkan kaca) satu buah Etalase  milik warga Tempat Putar angkot Kudamati serta merusak satu unit kendaraan roda dua milik Celvin Limba (21 tahun) yang sementara parkir di pangkalan Ojek tempat putar angkot jurusan Kudamati.

Usai melakukan pengrusakan, kelompok pemuda yang merusak dan menumbangkan pohon natal langsung melarikan diri.

Akibat aksi tersebut, membuat kosentrasi massa kelompok pemuda tempat putar angkot Kudamati tak terhidarkan. Aksi saling lempar pun kembali terjadi antara kedua kelompok pemuda itu.

Sekitar pukul 14.00 WIT, personil Pos Polisi Benteng, Sat Sabhara Polres Ambon serta Anggota TNI, tiba di TKP dan membubarkan massa.

Akibat insiden tersebut, korban material berupa pohon Natal dan lampu Natal rusak, satu buah lemari Etalase milik wara Tempat Putar Angkot Kuda Mati pecah, serta satu unit kendaraan roda dua merk Suzuki Satria, dengan nomor polisi DE 5340 AL  milik Celvin Limba mengalami kerusakan pada lampu bagian depan (pecah).

Aparat keamanan yang tiba dilokasi, bergerak cepat membubarkan massa dan memediasi perdamaian kedua kelompok pemuda dengan mempertemukan tokoh masyarakat setempat. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top