Papua

Putri Asal Kota Biak Raih Juara 1 Finalis Putri Indonesia Wilayah Papua 2018

Putri Indonesia
Keterangan Foto: Salah Seorang dari Finalis Putri Indonesia Wilayah Papua, yang memakai Mahkota, Yuliana Pitronela Fonatada mendapatkan juara satu dan keduanya harapan satu dan dua. (Foto: Alexander Gobai)

JAYAPURA, PAPUA – Salah satu putri terbaik asal Sentani, Kelahiran Sentani, Jayapura Kota, Yuliana Pitronela Fonatada (22) yang saat ini kuliah di Atma Jayapura di Jurusan Teknik Sipil, meraih Juara Pertama dalam Ajang Putri Indonesia Wilayah Papua 2017 dari 10 Finalis. Kegiatan itu digelar di Aula Sasana Krida Kantor Gubernur Provinsi Papua, (28/11/2017).

Sementara yang memperoleh Runner Up Pertama berasal dari Kabupaten Mimika, atas nama Putri I.B. Wakerwa dan Runner Up kedua, Kabupaten Lani Jaya, Yonita Soran Wakerwa.

Di dalam kegiatan itu di undang, Dea Goesti Rizkita Putri Indonesia Perdamiaan 2017.

Yuliana Pitronela Fonatada (22) Kepada Wartawan mengatakan, dirinya berterimakasih kepada setiap orang yang sudah mendukungnya mulai dari awal mengikuti kegiatan Putri Indonesia Wilayah Papua hingga diraih Juara Pertama.

“Ini semua karena berkat dari Tuhan, Orangtua, saudara-saudara yang sudah memberikan kesempatan dan peluang agar saya bisa mendapatkan hasil ini,”Jelasnya.

Menurutnya, dala melanjut di tingkat Nasional, dirinya akan mempersiapkan segalahnya, seperti wawasan dan kepribadian yang matang agar disana bisa memberikan yang terbaik.

“Saya Yakin dan percaya di tingkat Nasional nanti, pasti akan berhadapan dengan orang-orang yang hebat, tapi, bagi saya, kalah dan manang saya terima, karena ini semua berkat dari Tuhan,”ungkapnya.

Ia berharap, semoga di tahun 2018 nantinya ketika dirinya berada di panggung Nasional, ia ingin memberikan kejutan melalui penampilannya seakan memngambar mama Papua dan bumi Cendrawasih.

Sementara itu Ketua Pelaksana Kegiatan, Yulce Wenda Enembe, SH, menyatakan, wanita-wanita Papua yang hari ini telah menampilkan dalam Finalis Tingkat Wilayah Papua ini adalah wanita-wanita yang hebat yang sudah mampu percaya diri akan dirinya bahawa dirnya wanita papua yang cantik dan Pesona.

Lanjutnya, dirinya merasa berterimakasih karena kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, meski ada kekurangan tapi akan diselesaikan secara baik.

Kata dia, sebenarnya wanita-wanita Papua sangat banyak dan cantik-cantik dan memunyai wawasan yang baik, namun dalam kegiatan ini tidak diikuti karena belum memperoleh kesempatan. Untuk itu, dirinya berharap, jika ada kesempatan kejarlah.

Selain itu, kata dia, Pemda akan mendorong kegiatan-kegiatan yang memikat hati wanita-wanita Papua seperti lomba-lomba dan lain sebainya. Sehingga melalui lomba itu dirasa penting dan bermanfaat untuk wanita papua di kemudian hari. (IN-01/Alexander Gobai)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top