PESPARAWI X MALUKU 2017

PSRP dan PSDC Kontingen Pesparawi Maluku, Siap Lomba Pada Pesparawi Nasional 2018 di Pontianak

POly

Ambon, Maluku – Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) ke-X Tingkat Provinsi Maluku yang melibatkan hampir 2. 227 Peserta dari 9 Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku, yang berlangsung di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), menjadi sebuah loncatan bagi kontingen Pesparawi Provinsi Maluku dalam kesiapan menghadapi Pesparawi Nasional ke-XII di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) tahun 2018 mendatang.
Ketua Lembaga Pengembangan Daerah (LPPD) Provinsi Maluku, Drs Paulus Kastanya,M.Si yang dikonfirmasi wartawan melalui ponsel seluler, Kamis (23/11/2017) menjelaskan bahwa pelaksanaan Pesparawi yang ke-X Tingkat Provinsi Maluku di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang memperlombakan 10 perlombaan, yang masuk dalam audisi hanyalah Paduan Suara Remaja Putri (PSR/P) dan Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) yang dipersiapkan dalam perlombaan bagi Kontingen Pesparawi Provinsi Maluku untuk ada dalam ajang Persparawi Nasional ke-XII tahun 2018 yang berlangsung di Kota Pontianak Provinsi Kalimatan Barat.

“ Untuk 10 mata lomba yang diperlombakan dalam Pesparawi ke-X di Kabupaten Seram Bagian Barat hanya 2 mata lomba dan yang masuk audisi hanyalah Paduan Suara Remaja Putri (PSR/P) dan Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC). Yang diikuti oleh 9 kontingen yang nantinya akan dibawa oleh Kontingen Pesparawi Maluku munuju Persparawi Tingkat Nasional ke-XII tahun 2018 di Kota Pontianak Provisi Kalimantan Barat (Kalbar),” ungkap Sang Politisi yang pernah bertarung dalam Pilkada Walikota Kota Ambon itu.

Dirinya juga memberikan apresiasi yang baik kepada Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang telah berpartisipasi baik dalam pelaksanaan Pesparawi ke-X Tingkat Provinsi Maluku yang berlangsung di Kabupaten yang berjuluk Saka Mese Nusa (Jaga baik-baik negeri).

“ Kita patut bersyukur karena pelaksanaan kegiatan Pesparawi ke-X di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), baik dari proses penjemputan kontingen sampai dengan perampungan kontingen di masing-masing rumah warga yang ada di Kabupaten SBB dapat berjalan dengan baik. Walaupun kita sadari ada kekurangan dan kelemahan yang dapat menjadi catatan bagi pelaksanaan Pesparawi tahun 2020. Saya sangat memberikan apresi kepada Pemerintah dan Warga Kabupaten Seram Bagian Barat yang telah mendukung pelaksanaan Pesparawi ke-X di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB),” ucap Kastanya.

Lebih lanjut dikatakan, untuk pelaksanaan Pesparawi 3 tahun kedepan tepatnya tahun 2020 sesuai dengan hasil rapat LPPD Pesparawi ke-9 di Kota Ambon, LPPD telah memutuskan untuk pelaksanaan Pesparawi ke-XI tahun 2020 akan diberikan kepada Kabupaten Kepulauan Aru selaku Penanggung Jawab.

“ Hasil Musyawarah Daerah LPPD Provinsi Maluku di Kota Ambon telah menetapkan Pelaksanaan Pesparawi ke-XI tahun 2020, akan diberikan kepada Kabupaten Kepulauan Aru selaku penanggung jawab dan tahun 2023 akan dilaksanakan di Kabupaten Buru Selatan (Bursel). Sehingga usai pelaksanaan Pesparawi ke-X di Kabupaten SBB akan dilanjutkan ke Kepulauan Aru dan pada Pesparawi ke-XII tahun 2023 di Bursel,” tutur Poli Kastanya.

Dikatakannya terkait dengan penetapan Kepulauan Aru selaku tuan rumah ke-XI tahun 2020, pihak LPPD Provinsi Maluku akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dalam mempersiapkan pelaksanaan Pesparawi ke-XI di Kabupaten Kepulauan Aru. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top