Seram Bagian Barat

Peking : Wilayah Blank Spot SBB Segera Terkoneksi

Peking

Piru, Maluku – Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Seram Bagian Barat mengusulkan 45 titik pada Dusun/Desa di Kabupaten SBB yang selama ini yang tidak terakses, atau terkoneksi layanan jaringan telekomunikasi dan informatika (blank spot), agar segera terkoneksi.  Langkah ini atas perintah langsung Bupati Seram Bagian Barat,  Drs.  Muhammad Yasin Payapo, M.Pd.

Demikian diungkapkan,  Kadis Infokom SBB, Peking Caling,  SH, MM di Piru,  Kec Serbar, Kab SBB, Rabu (1/11/2017).

Dikatakan,  sebagai solusi pihaknya akan memakai bantuan dari  BP3TI (Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika) .

“Kepulauan Manipa nanti materialnya akan dibawa oleh Landen KMP LCT dari Ambon tujuan Kepulauan Manipa. BTS ini khususnya akan dipasang di Dusun Uwe, Desa Masawoi dan Desa Luhu Tuban untuk ukuran kecil dengan ketinggian sekitar 40 meter. Sementara Pembangunan BTS di Desa Laturake, Kecamatan Taniwel juga bantuan dari BP3TI akan dipasang 1 unit, “ Jelasnya.

Menurutnya, untuk Desa Tomalehu, Kecamatan Kepulauan Manipa akan di bangun tower BTS oleh Telkomsel sendiri sebanyak 1 unit dengan ketinggian diatas 70 meter.

“Saya berharap dengan adanya bantuan 3 unit BTS BP3TI serta Telkomsel, wilayah  ini dapat terjangkau atau diakses serta terkonektivitas informasi dan teknologi layanan telekomunikasi. Olehnya,  dengan adanya akses teknologi informasi maka dampak yang diharapkan mampu mendongkrak peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus membuka keterisolasian dan keterringgalan yang selama ini dialami oleh masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini Dinas Komunikasi dan informatika Kabupaten Seram Bagian Barat  telah mengusulkan sarana dan prasarana telekomunikasi seluler (tower)  Base Transceiver Station (BTS) untuk diprogramkan bagi Desa dan Dusun yang sama sekali tidak terakses jaringan komunikasinya (Blank Spot) khususnya wilayah pegunungan dan kawasan Kepulauan.

“Saya minta partisipasi masyarakat khususnya dalam penyiapan lahan untuk berdirinya BTS berukuran 20 meter X 20 meter dalam bentuk hibah,  sehingga proses pembangunannya dapat berjalan  lancar dan mudah,  sementara Diskominfo akan mempermudah regulasi dan proses perijinan, yang muaranya peningkatan layanan bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. (IN-14/JSY)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top