Kota Ambon

Pasca Lantik, Kainama Harap PPK/PPS Kota Ambon Jaga Integritas

23618905_1956376714624732_2014815196_n

Ambon, Maluku – Ketua KPU Kota Ambon Martinus Kainama berharap, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan Panitia Pengumutan Suara (PPS) pada lima Kecamatan di Kota Ambon yang baru dilantik, dapat bekerja dengan baik, selama di lapangan.
Demikian disampaikan Kainama yang dihubungi Intim News melalui ponsel seluler, Selasa (14/11/2017), PPK/PPS yang baru saja dilantik agar dapat membantu KPU dalam pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku tahun 2018 mendatang.

“Selaku ketua KPU, Saya sangat mengharapkan, PPK maupun PPS yang baru saja dilantik pada Senin (13/11/2017), bisa bekerja dengan baik, dan penuh semangat. Terutama dalam menjaga integritas mereka sebagai penyelenggara pemilihan nanti,” jelas Kainama.

Dia menyebutkan, PPK dan PPS merupakan garda terdepan dalam membantu KPU dalam menjalankan semua tahapan. Sehingga, dalam proses perekrutan kemarin, KPU tetap melihat pada loyalitas peserta yang dianggap mampu dan berkualitas dalam menjalankan tugas nanti. Karena kata Dia, tujuan dari pembentukan badan adhock itu sendiri, untuk mendukung penyelenggara pilkada di tingkat Kecamatan. Dimana, PPK akan membantu PPS dalam tahapan rekapitulasi dan validasi data pemilih di masing-masing Desa kelurahan untuk ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Sementara (DPS), maupun Daftar Pemilih Tetap (DPT), yang ditetapkan oleh KPU melalui keputusan pleno.

“ Pengambilan data pemilih di lapangan sudah menjadi tugas dan tangungjawab, PPK dan PPS dalam membantu KPU. Kemudian tugas-tugas tersebut sudah mulai dilakukan pada November 2017 ini sesuai dengan jadwal yang ada,” ungkapnya.

PPK dan PPS tambahnya, diwajibkan untuk selalu berkoordinasi dan bekerjasama dengan Panwas Kecamatan (Panwascam). Terutama dalam pengambilan data, rekapitulasi hasil penghitungan suara, dan juga laporan atau temuan pelanggaran perlu disampaikan kepada Panwascam untuk ditindaklanjuti.

“ Harapan kami seperti itu, terutama PPK mereka harus bekerjasama dan terus berkoordinasi dengan Panwas Kecamatan dalam melaksanakan tugas di lapangan. Ini sangat penting, sehingga ada sinergitas oleh kedua lembaga ini,” ingatnya.

Dia menambahkan, anggota PPK yang baru bergabung, harus menjaga integritas dan loyalitas kerjanya, karena sesuai Surat Keputusan KPU Republik Indonesia (RI) Nomor 183, anggota PPK dan PPS hanya menjabat selama dua periode. Olehnya, itu, komisioner PPK yang baru, masih bisa dipertahankan kedepan. Tergantung dari hasil kerjanya saat ini.

“Aturan ini berdasarkan pada surat keputusan KPU RI, dan pada saat seleksi PPK PPS kemarin, kami lampirkan sebagai pemberitahuan agar diketahui. Ini penting agar tidak terjadi salah tafsir bagi peserta, terutama mereka yang sudah pernah menjadi badan Adhock selama dua kali,” ujarnya. (IN-06)

Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com