Seram Bagian Timur

Panwascam Se-Kabupaten SBT Dilantik

SBT membangun

Panwas SBT

Bula,Maluku- Panitia Pengawas kecamatan seluruh kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) resmi dilantik. Rangkaian acara pelantikan dilaksanakan pada Rabu, (15/11/2017) diaula kantor kementrian agama kabupaten SBT. Ketua Panwaslih kabupaten SBT, Syarifudin Rumbory dalam sambutannya mengatakan penyelenggaran pemilihan umum yang berkualitas sangat diperlukan sebagai sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat. Ini bisa terwujud apabila dilaksanakan oleh para penyelenggara pemilihan umum yang mempunyai integritas, kapabilitas dan akuntabilitas. Untuk mewujudkan pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah yang memiliki integritas dan kredibilitas yang berasaskan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil, demokratis perlu dilakukan pengawasan didalam setiap tahapan.

“Pembentukan panitia Pengawasan perlu dilakukan dalam rangka mewujudkan terselenggaranya pemilihan umum gubernur dan wakil gubernur Maluku tahun 2018 yang demokratis, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil dan berkualitas serta dilaksanakan sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan, ” tandasnya.

Kata dia, kegiatan pelantikan panitia pengawas kecamatan yang dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) merupakan suatu agenda penting untuk mengawal proses demokrasi diprovinsi Maluku dan khususnya dikabupaten Seram Bagian Timur. Untuk itu, para anggota Panwascam yang dilantik dapat menjadikan momen tersebut sebagai salah satu agenda penting sesuai tugas dan tanggungjwab yang diberikan negara untuk melakukan pengawasan dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemilu.

“Kepada sudara-sudara sekalian dapat melaksanakan tugasnya dengan semaksimal mungkin dan terhindar dari seluruh permasalahan konflik kepentingan didalam pemilu itu sendiri, sehingga dapat meningkatkan kredibilitas Panwas sebagai lembaga pengawas yang independen, “ungkapnya.

Menurut dia, fungsi pengawasan oleh unsur Panwas merupakan fungsi pengawasan internal sebagaimana telah diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sedangkan fungsi pengawasan external atau pengawasan partisipasif perlu melibatkan seluruh komponen masyarakat, kepala pemerintahan di berbagi tingkatan, toko agama, toko pemuda, LSM dan media massa baik cetak maupun elektronik.

“Hal ini dimaksudkan agar kita semua dapat melakukan pengawalan terhadap proses pemilihan gubernur dan wakil gubernur diprovinsi Maluku ini. Panwas kabupaten SBT lebih mengutamakan pencegahan dalam proses pemilihan nanti dengan tujuan agar pemilihan dapat berjalan secara langsung, umum, bebas, rahasia dan jujur untuk memilih gubernur dan wakil gubernur Maluku lima tahun kedepan yang demokratis menjadi perwujudan hak seluruh masyarakat kabupaten Seram Bagian Timur, “harapannya.

Pada prosesi pelantikan itu hanya dikukuhkan 12 Panitia pengawas kecamatan dari 15 kecamatan yang ada didaerah. Sementara 3 kecamatan lain yakni Wakate, Pulau Gorom dan Tutuktulo masih dalam tahap seleksi. Ketiga kecamatan itu sebelumnya telah melakukan proses seleksi bersama 12 kecamatan lain namun karena kuota calon yang dihasilkan tidak memenuhi syarat 6 orang maka dilakukan seleksi ulang. 12 kecamatan yang dilantik itu antara lain, Kecamatan Bula, Bula Barat, Teluk Waru, Werinama, Siwalalat, Kiandarat, Siritaun Wida Timur, Seram Timur, Kilmury, Pulau Panjang, Gorom Timur dan Kecamatan Teor.

“Untuk 3 kecamatan yang belum dilantik bersamaan dengan 12 kecamatan itu akan dilantik menyusul. Ketika kami berkordinasi dengan Bawaslu provinsi Maluku maka ketiga kecamatan itu proses pelantikannya menyusul karna kemarin ada proses penjaringan dan penyaringan ulang, “kata Rumbory.

Dia mengaku proses pelantikan ketiga kecamatan akan dilakukan dalam waktu dekat. Saat ini tahapan seleksi ulang bagi 3 kecamatan itu telah memasuki tahap akhir tinggal dilakukan rapat pleno oleh 3 komisioner Panwas kabupaten SBT untuk menentukan nama-nama yang lolos seleksi untuk selanjutnya dilakukan pelantikan. (IN-17)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top