Hukum & Kriminal

Masih Ingat 18 Pria yang Menggilir Bocah 13 Tahun di Buru ? Proses Hukumnya Sudah Tahap Ini

perkosa ramai ramai

Ambon,Maluku-  Setelah melalui serangkai penyelidikan yang dilakukan oleh Penyidik Satreskrim Polres P. Buru melalui pemeriksaan terhadap 12 orang saksi, dalam persetubuhan anak dibawah umur yang dilakukan oleh 18 orang tersangka, dengan korban berinisial R.D  seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, pada bulan September 2017, kini masih dalam tahap perampungan berkas.

Penyidik Satreskrim Polres Buru akhirnya memastikan dapat merampungkan berkas P-19 yang dikembalikan oleh Penyidik Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Namlea, kepada Penyidik Satreskrim Polres Buru pada, Rabu (18/10/2017).

Hal ini yang diungkapkan oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Buru, AKP M.Ryan Citra Yudha,S.I.K kepada Intim News melalui pesan selulernya, Jumat (3/11/2017).

” Untuk kasus percabulan anak dibawah umur yang dilakukan oleh 18 orang pelaku kepada salah seorang siswa SMP di Namlea, kami Penyidik Satreskrim Polres Buru telah menerima kembali berkas P-19 dari Penyidik Pidana Umum Kejaksaan Negeri Namlea, pada Rabu(18/10/2017), untuk dilengkapi Penyidik Satreskrim sebagai syarat prefentif dalam melengkapi berkas Penyidikan kasus persetubuhan anak dibawah umur,” tutur Perwira Menengah Satreskrim Polres Buru berpangkat 3 balok emas dipundaknya itu.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk melengkapi berkasa P-19 yang dikembalikan oleh Penyidik Pidana Umum Kejari Namlea, Penyidik Satreskrim Polres Buru telah melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang saksi dengan barang buktinya berupa hasil visum dari dokter RSUD Namlea.

“Penyidik Satreskrim Polres Buru telah melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang saksi dan barang bukti berupa visum korban dari RSUD Namlea sebagai syarat prefentif untuk berkas P-19 dalam penanganan Penyidikan kasus persetubuhan anak di bawah umur yang ditangani oleh Penyidik Satreskrim Polres Buru,” ungkap AKP M.Ryan Citra Yudha,S.I.K.

Sebelumnya, kasus persetubuhan ini terjadi pada bulan mei 2017 dan dilaporkan 3 bulan kemudian. Perbuatan bejat ini berawal ketika RD diajak oleh pacarnya JI yang juga tersangka ke pantai sesampai di Pantai JI mengajak RD untuk melakukan hubungan intim tetapi RD menolak dan terus dipaksa sehingga JI sendiri yang membuka baju dan celana RD. kejadian terulang lagi pada bulan Mei saat JI dan temannya IM melakukan paksaan terhadap RD untuk melakukan hubungan intim dengan RD, tetapi RD menolaktetapi JI terus memaksa RD dan hubungan intim dilakukan secara bersama-sama. kejadian ini terjadi dalam waktu yang berbeda, dengan orang yang berbeda dan ditempat yang berbeda, pelaku juga tidak sama-sama melakukan pencabulan kepada korban disuatu tempat.

Setiap kejadian pencabulan atau persetubuhan yang dialami RD oleh para tersangka ini dibayar dari Rp. 20.000,- sampai Rp. 300.000,- dan dipaksa atau dengan pancingan uang sehingga perbuatan bejat ini terjadi.

Kejadian ini diketahui oleh Bibi RD karena mencurigakan RD yang selalu pulang larut malam, sehingga RD menceritakan apa yang terjadi dan menimpa dirinya, karena merasa Iba Bibi RD melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pulau Buru. Tersangka pencabulan sementara diamankan di Polres Buru dan dimintai keterangan(Polres P.Buru) 04/09/17 Banyaknya kasus pencabulan atau persetubuhan anak dibawah umur yang terjadi khususnya di Wilayah hukum Polres Pulau Buru membuat kita miris terutama bagi orang tua yang mempunyai anak dibawah umur. Kejadian terakhir terjadi di Dsn.Rete (Nametek Tanjung), Ds. Namlea, Kec.Namlea, Kab.Buru yang menimpa anak berusia 13 tahun.

Polres Pulau Buru dalam hal ini Team Gabungan Sat Reskrim dan SPKT melakukan penangkapan terhadap para terduga pelaku pencabulan sejak minggu (3/9) hingga senin (4/9), para terduga pelaku pencabulan diantaranya berinisial DL, RM, IT, PW, IW, LK, AC, TT, NG, SM, IM, ON, HB, SF, RS dan I. para terduga pencabulan ini berusia mulai dari belasan tahun hingga 50 tahun. (IN-07/Web)

Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com