Maluku Tenggara

Makanan Khas ‘Enbal’ Raih Juara 2 Pada Ajang Pariwisata Pesona Indonesia

Enbal

Malra,Maluku- Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, melalui Dinas pariwisata dan Kementrian pariwisata RI, baru baru ini menyelenggarakan Anugerah Pesona Indonesia Tahun 2017. Kegiatan itu diikuti seluruh kabupaten kota di seluruh Indonesia. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Grand Studio Metro TV (25/11/2017) Enbal sebagai kuliner Kei mendapat predikat juara 2 sebagai makanan terpopuler.

Demikian pernyataan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Maluku Tenggara, Roy Rahayaan diruang kerjanya kemarin (27/11/17).

Rahayaan mengatakan, Enbal sebagai makanan tradisonal Kei dapat meraih juara ke-2 dalam ajang anugerah pesona Indonesia Tahun 2017. Dinas pariwisata mengirim 6 kategori untuk mengikuti ajang pesona anugerah Indonesia yakni Makanan tradisonal terpopuler (Enbal), Desa Terpopuler (Ohoi Tanimbar kei), fenomena alam terpopuler (Meti Kei), situs sejarah terpopuler (Makam Nendit Sak Mas), namun dari 6 kategori, 4 kategori sudah gugur dari awal, dan hanya menyisakan 2 kategori yang masuk nominasi antara lain Ohoi Tanimbar sebagai desa (ohoi) terpopuler di Kei dan Enbal (uby kayu beracun) sebagai makanan khas di Kepulauan Kei Malra.

“Namum dalam kategori tersebut hanya enbal yang keluar sebagai juara pada ajang anugerah pesona Indonesia, karena untuk ohoi tanimbar kei sebagai desa tradisonal terpopuler voutingnya kurang mendapat dukungan sms, sehingga hanya enbal sajalah yang menjadi makanan tradisonal yang mendapat dukungan paling banyak, berdasarkan data yang ada di pesona anugerah Indonesia,” Tuturnya.

Roy, menambahkan, masyarakat Malra haruslah bangga karena dukungan terhadap enbal ini, bukan hanya datang dari masyarakat Kei saja, namun dukungan tersebut juga datang dari mancanegara. Menurutnya, ada 3 negara yang mendukung enbal sebagai makanan tradisonal terpopuler antara lain Belanda, Amerika Serikat, dan Australia, dan dukungan yang paling banyak datang dari Negara Belanda.

“Ajang anugerah pesona Indonesia, ini diikuti seluruh kabupaten kota di Indonesia. namun yang masuk dalam kategori juara untuk provinsi Maluku hanya ada 2, anatara lain, Kabupaten Maluku tenggara dan Maluku tengah. Maluku tengah untuk spot diving terpopuler, pulau banda keluar sebagai juara 3, dan kabupaten Maluku tenggara masuk dalam makanan tradisonal terpopuler, mendapat juara ke-2 lewat makanan khas enbal.” Ujar Rahayaan.

Dikatakan, saat ini ada 400 jenis olahan enbal, yang disiapkan oleh Dinas ketahanan pangan sabagai wisata kuliner. Menurutnya, untuk enbal sendiri sudah diuji kelayakan dari BPOM sendiri, hasil-hasil produk yang dikeluarkan dari dinas perindak saat ini semua itu sudah ada isin dari Balai POM, bahkan yang produksi dari kelompok-kelompok binaan dari Dinas Perindag.

“Kami dari dinas pariwisata mengucapkan terimah kasih dan penghargaan yang tinggi untuk masyarakat Kei maupun masyarakat dari luar Kei yang sudah mendukung dan mengirim voting untuk Enbal sebagai makanan tradisional di ajang anugerah pesona Indonesia dan mendapat juara ke-2 pada event bergengsi ini,” Tutupnya. (CR-01).

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top