Maluku Tengah

Leleury Optimis, Wisudawan Sebagai Sumbangsih Kaum Intelektual

23874470_1960302034232200_933147410_o

Masohi, Maluku – Wakil Bupati Kabupaten Maluku Tengah Marlatu L. Leleury optimis, wisuda Sarjana Strata Satu (S1) yang dilahirkan oleh Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Gotong Royong Masohi, bukan sebagai tekad dan kesiapan para wisudawan/wisudawati serta civitas akademik semata, dalam rangka persiapan diri dalam perkembangan Iptek semata tetapi lebihnya sebagai sumbangsih reproduksi kaum intelektual, yang cerdas dan handal di era globalisasi modern, di Kabupaten Maluku Tengah.

Hal ini di sampaikan Leleury, dalam sambutannya pada pelaksanaan Wisudah sarjana S1 STKIP Gotong Royong Masohi, yang di laksanakan (22/11/2017), di Aula kampus STKIP Gotong Royong Masohi.

Di depan pimpinan Kopertis XII wilayah Maluku dan Maluku Utara, Senat STKIP Gotong Royong Masohi, Forkopimda, orang Tua dan 279 lulusan sarjana S1, dirinya menjelaskan kalau wisuda kali ini menjadi ukuran bahwa proses belajar mengajar di STKIP Gotong Royong Masohi, sudah berjalan dengan baik dan maksimal, sehingga mampu menelorkan 279 sarjana, yang memiliki SDM yang siap membangun daerah, bangsa dan Negara.

“ Keberhasilan semacam ini, tentu merupakan implementasi dari ketekunan dan kerja keras para wisudawan/wisudawati, dalam pelaksanaan pendidikan. Tinggal bagaimana para lulusan sarjana, sudah harus siap untuk pengembangan kapasitas maupun kapabilitas individu, berdasarkan disiplin ilmu yang di miliki para sarjana, dalam berkarya bagi masyarakat, bangsa dan Negara terutama di Kabupaten Maluku Tengah maupun di Provinsi Maluku pada umumnya,” jelas Leleury.

Dengan demikian Leleury berharap, agar momentum pelaksanaan wisuda kali ini, menjadi langkah awal untuk memacu ide, gagasan dan kreativitas, dalam rangka pengembangan Ilmu Pengetahuan yang dimiliki, untuk menjawab tantangan IPTEK yang semakin modern saat ini.

“ Pembangunan nasional maupun pembangunan daerah tidak sepatutnya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi lebih dari itu adalah terciptanya SDM yang berkualitas, religius dan bermartabat, dalam membangun putera-puteri bangsa di Malteng,” tuturnya.

Sejalan dengan itu, Leleury juga berharap sebagai civitas akademik di STKIP Gotong Royong Masohi, selalu memiliki pola pendidikan karakter yang memadai, tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, memiliki moral yang tinggi, toleransi maupun saling memiliki rasa kegotong royong, yang selalu berorientasi pada IPTEK yang bertumbuh dan berkembang saat ini. (IN-18)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top