Seram Bagian Barat

Kredit Konsumtif Bank Maluku, Rajai Penyaluran Kredit Masyarakat di SBB

23379509_356617088099276_884813556_o
Kepala Bank Pembangunan Daerah Maluku Cabang Piru, Neddy Effendy

SBB, Maluku – Sejak tak lagi menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2016 lalu, Bank Maluku Cabang Piru masih tetap lebih baik dalam menyalurkan kredit. Buktinya walaupun tidak lagi menyalurkan kredit usaha rakyat, namun kredit lainnya tetap dalam keadaan stabil bahkan terus meningkat tiap bulannya. Kredit yang stabil dan cenderung meningkat adalah kredit konsumtif.

“ Namun memang diakui sebelumnya KUR, maupun kredit produktif lainnya di BPDM cabang Piru sangat bagus. Dan memang kondisi kredit konsumtif jadi fokus kami selain produktif, karena peminatnya banyak,” kata Kepala Bank Pembangunan Daerah Maluku Cabang Piru, Neddy Effendy kepada Intim News di ruang kerjanya belum lama ini.

Menurutnya, semenjak tidak disalurkan lagi KUR oleh BPDM Cabang Piru, kondisi kredit lainnya masih terus bertumbuh seperti kredit produktif di bidang usaha perdagangan dan transportasi, dan usaha kecil seperti kost-kostan.

“ Walaupun memang tak salurkan KUR lagi tapi memang kredit lainnya masih bagus. Seperti kredit produktif lain,” Terangnya

Ditambahkannya, keadaan masyarakat di Piru ini memang konsumtif jadi memang untuk kredit konsumtif jauh lebih besar dari pada produktif. Dan tiap bulan kredit konsumtif tersebut naik terus.
Selain itu, pangsa pasar untuk Piru, lebih dominan adalah perdagangan, sehingga memang penyaluran kredit itu kebanyakan perdagangan. Rata-rata memang kondisi masyarakat disini adalah berdagang.

Terkait penemuan kredit macet terhadap penyaluran kredit, hingga kini diakui Effendy tidak pernah ditemukan. Hal ini karena penyaluran Bank Maluku untuk kredit konsumtif tersebut rata-rata kepada pegawai.

“ Kredit macet tidak ada, itu lebih banyak dari asuransi. Untuk konsumtif kredit macet tidak ditemukan,” Tuntasnya. (IN-14)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top