PESPARAWI X MALUKU 2017

Kasale : Hiburan Pameran Jadi Ajang Silaturahmi Antar Masyarakat

Ferry Kasale

SBB, Maluku- Pameran dan malam hiburan rakyat pada kegiatan Pesparawi X Provinsi Maluku Tahun 2017 yang digelar di jalan Trans Seram, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, dinilai sebagai ajang silaturahmi antar masyarakat Desa Piru dan sekitarnya dengan peserta Pesparawi dari 11 Kabupaten/Kota.

 “Saya apresiasi kegiatan malam hiburan ini sebagai momentum silaturahmi antar masyarakat. Ini terlihat kehadiran seluruh masyarakat dari berbagai komponen berbaur menjadi satu menikmati malam hiburan, tak terkecuali masyarakat dari 10 Kabupaten/Kota se Maluku yang sementara mengikuti Banding Lagu Pesparawi X Tingkat Propinsi Maluku dan Kabupaten Seram Bagian Barat sebagai tuan rumah,” tegasnya.

Hal ini diungkapkan Tokoh Pemuda SBB,  Ferdinand Kasale atau yang akrab disapa Ferry Kasale pada media ini,  di lokasi pameran yang setiap malamnya menyuguhkan hiburan dengan menghadirkan artis ibukota dan artis lokal, di Piru,  Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, Rabu (22/11/2017).

Dikatakan, untuk meramaikan pelaksanaan Pesparawi X Tingkat Propinsi Maluku yang dilaksanakan di Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten SBB maka panitia menggelar acara malam hiburan rakyat yang menampilkan penyanyi-penyani lokal maupun penyanyi ibu kota seperti Wilson Idol,  Igo Idol, Dua Elis (Golden Memories).

Menurut laki-laki kelahiran Sawely, 28 Januari tegaskan dalam acara malam hiburan rakyat tersebut,  dihadiri oleh ribuan masyarakat baik yang berdomisili di Kota Piru dan sekitarnya maupun para peserta iven Pesparawi dari berbagai Kabupaten/Kota se Propinsi Maluku.

“Masyarakat sangat antusias dan terhibur dengan kegiatan malam hiburan tersebut, moment ini hendaknya dapat dilakukan secara periodik terutama dalam waktu dekat ini mendekati Hari Natal, Tahun Baru serta Ulang Tahun Kabupaten Seram Bagian Barat pada 7 Januari 2018,” bebernya.

Lebih lanjut Ferry katakan, kegiatan ini sangat positif dan patut diberikan apresiasi yang positif sebab selain menghibur  justru menjadi momentum silaturahmi antar masyarakat, sebagaimana slogan masyarakat Maluku ale rasa, beta rasa, sagu salempeng dipatah dua, potong di kuku rasa di jari. Seluruh masyarakat dari berbagai komponen tumpah ruah dan berbaur menjadi satu menikmati malam hiburan.

“Momen seperti ini jarang terjadi di Bumi Saka Mese Nusa, sehingga semua kita harus mengapresiasi serta mendukung secara penuh. Rakyat kita sangat butuh sentuhan  seperti ini dapat dijadikan media  untuk mewujudkan kehidupan harmonis di kalangan masyarakat.

“Saya harapkan ke depan, silahturahmi seperti ini terus di pupuk dan didorong secara baik untuk membangun masyarakat sejahtera dan majemuk,”pungkasnya.  (IN-14/JSY)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top