PESPARAWI X MALUKU 2017

Hari Pertama Lomba Pesparawi Kategorial Anak Diikuti 10 Peserta, Ambon Optimis Juara

23825708_1533941666700894_1477695539_o

Ambon, Maluku – Pelaksanaan hari kedua Pesparawi ke-X Provinsi Maluku dilakukan dengan perlombaan bernyanyi kategorial anak usia 6-8 tahun yang berlangsung di lokasi gedung Hatutelu,Kecamatan Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Senin (20/11/2017).

Pelaksanaan perlombaan nyanyi kategorial anak usia 6-8 tahun tersebut melibatkan 10 peserta dari 9 Kabupaten, Kota di Provinsi Maluku dengan lagu wajib tetaplah menjadi akar cipta A.Gasper dan lagu pilihan kasih Yesus cipta, S.Toisuta dan lagu syukur-syukur cipta, F. Matuapel. Pelaksanaan lomba nyanyi solo anak usis 6-8 tahun dalam pelaksanaan Pesparawi tingkat Provinsi Maluku ke-X, di Kabupaten Serqm Bagian Barat tersebut, menghadirkan 3 juri masing-masing: Bens Leo,Romy Loppie, dan Pricilia Carla Souhuwat. Dari kesepuluh peserta yang mengikuti perlombaan tersebut, seorang peserta nomor urut 9 dinyatakan gugur dalam perlombaan karena tidak mengjadiri perlombaan nyanyi solo anal usia 6-8 tahun tersebut.

23768941_1533941673367560_2027019826_oSelain itu Wakil Walikota Ambon Syarif Headler, kepada Wartawan di gedung Hatutelu tempat lokasi perlombaan, mengatakan peserta Kota Ambon tetap optimis untuk memenangi perlombaan Pesparawi ke-X yang berlangsung di Kabupaten Seram Bagian Barat.

“ Selaku Wakil Walikota Ambon, Pemerintah Kota Ambon sangat mendukung perhelatan Pesparawi ke- X tingkat Provinsi Maluku yang berlangsung di Kabupaten SBB. Perhelatan Pesparawi ke-X di Kabupaten SBB ini sebagai bentuk dukungan Kota Ambon menuju Kota Musik. Selain itu pelaksanaan Pesparawi ke-X ini,peserta Kontingen Kota Ambon tetap optimis selaku untuk menjadi juara dalam perlombaan ini. Tentunya hal ini tidak terlepas pisahkan dari dari pelatihan yang tak henti-henti dilakukan oleh Kontingen Kota Ambon,” tutur Wawali Ambon.

Disisi lain, berbicara soal Kota Ambon menuju Kota Music Dunia, Rudolf Hehanusa tim juri perlombaan paduan suara anak, Pesparawi ke-X Provinsi Maluku, yang ditemui Wartawan dilokasi gedung Nunusaku Center, Senin (20/11/2017), mengungkapkan, sebagai Kota yang memilili potensi dalam bermusik, generasi muda yang ada di Kota Ambon Provinsi Maluku punya talenta suara yang harus dikembangkan dan harus terus di pacu dengan kerja keras sesuai dengan perkembangan teknologi dan globalisasi.

“ Orang Maluku tidak boleh tidur, orang Maluku harus terus di pacu dengan kerja keras, Maluku harus memiliki salah satu Akademi Musik di Maluku. Generasi muda Maluku sudah seharusnya memikirkan untuk mempelajari musik secara serius, orang Maluku tidak bisa dikasih kerja sebagai seorang bisnis,orang Ambon punya talenta untuk bernyanyi,” tegas sang Musisi Maluku lulusan Universitas Music Germany itu.

23825509_1533941670034227_1738855996_oLebih lanjut dikatakan, indentitas orang Maluku diseluruh dunia lebih dikenal memiliki suara yang luar biasa, musik ibarat nadi kehidupan bagi Orang Maluku ibarat berlian yang perlu diasah dan diproses menjadi berlian yang bernilai jual tinggi. Usai pelaksanaan lomba nyanyi kategori anak usi 6-8 tahun, kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan nyanyi paduan suara kategori anak, yang dimulai pada pukul 14.49 WIT (jam setengah 3 sore) dilokasi gedung Nunusaku Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Pelaksanaan perlombaan paduan suara kategori anak,yang berlangsung di gedung Nunusaku center Kabupaten SBB ini, menghadirkan Ketua tim Juri, Rudolf Hehanusa, Vonti Nahaan,S.SM selaku Sekertaris tim juri, Pdt Rizard Izak Tamaela, Renatha Lee, Monica Buang dengan menghadirkan 7 kontingen peserta perlombaan paduan suara kategori anak.

Untuk 7 peserta, perlombaan paduan suara kategori anak yang berlanggsung di gedung Nunusaku Center tersebut melibatkan peserta nomor undian 1 dari kontingen Kota peserta dengan nomor undian 2 Maluku Barat Daya (MBD), nomor undian 3 Kota Ambon ,nomor urut 4 dari kontingen Seram Bagian Barat (SBB), nomor urut 5 dari kontingen Maluku Tengah (Malteng),nomor undian 6 dari kontingen Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB),nomor undian 7 dari kontingen Maluku Tenggara (Malra). Untuk perlombaan paduan suara kategori anak yang berlangsung di gedung Nunusaku Center. (IN-14/JSY)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top