Seram Bagian Barat

Diduga Oknum PNS di SBB Main Proyek DAK 

1440083339-JATIM-Oknum-PNS

SBB, Maluku – Oknum pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seram Bagian Barat diduga berada dalam proyek Dana Alokasi Khusus baik di Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Seram Bagian Barat. Padahal harusnya dana anggaran tersebut dikerjakan secara swakelola bukan oleh pihak ketiga namun yang terjadi ada oknum PNS Dinas Pendidikan dan Kebudayaan SBB yang turut bermain proyek Dana Alokasi Khusus tersebut.

“ Ada oknum PNS Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Seram Bagian Barat terlibat kerjakan anggaran DAK SD dan SMP yang seharusnya dikerjakan oleh pihak sekolah itu sendiri secara swakelola bukan pihak ketiga yang kerjakan dana alokasi khusus tersebut,” demikian diungkapkan Sumber yang enggan menyebutkan namanya, kepada Intim News, Jumat (3/11/2017).

Oknum PNS tersebut harusnya paham dan tahu aturan terkait penggunaan dana alokasi khusus tersebut bukan main tabrak aturan begitu saja. Dengan abaikan aturan, Oknum PNS serta ada pihak ketiga yang memaksakan agar dapat mengerjakan dana alokasi khusus padahal dana alokasi khusus haruslah dikerjakan secara swakelola oleh sekolah itu sendiri bukan dikerjakan oleh pihak ketiga.

Sementara itu terpisah Ketua Komisi C DPRD SBB Maaruf Tomia katakan, jikalau ada informasi bahwa oknum PNS dan pihak ketiga yang mengelola DAK rehabilitasi bangunan SD/SMP seperti dimaksud itu nanti kita akan cek, di Lapangan ataupun kita akan konfirmasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terkait.

“ Karena DAK tersebut menjadi swakelola murni oleh Pihak Sekolah dan Komite dengan membentuk panitia bersama untuk pembangunan atau rehabilitasi bukan ada pihak ketiga yang kerjakan DAK tersebut. Saya berpikir kalau ada oknum dinas yang demikian berarti terlalu jauh dia melampaui kewenangannya dan tentu itu melanggar aturan. Sama halnya juga kalau ada pihak ketiga yang mengelolanya, itu juga melanggar aturan terkait hal ini nanti kita akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap DAK SD maupun SMP yang ada di Kabupaten Seram Bagian Barat,” terang Tomia.

Ditambahkannya, beberapa waktu lalu kita sudah meninjau prospek pembangunan sekolah melalui DAK ini di beberapa sekolah. Selanjutnya akan dilanjutkan peninjauan ke sekolah penerima DAK, apalagi ada informasi oknum PNS dan pihak ketiga yang terlibat kerjakan DAK baik pada SD maupun SMP diKabupaten Seram Bagian Barat.

“ Kita akan mengecek kebenaran informasi tersebut dan perlu nanti kita akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Seram Bagian Barat dan tidak menutup kemungkinan kepala-kepala sekolah penerima DAK juga kita akan panggil terkait informasi tersebut,” Paparnya. (IN-13)

Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com