Lintas Peristiwa

Aksi Heroik Pol PP Ambon, Kejar Kejaran Dengan Pelaku Teror Bom di Pasar Mardika

Mengamankan barang yang diduga Bom

Ambon,Maluku- Aksi teror bom terjadi di Kota Ambon, pada Rabu (29/11/2017). Kepala Kepolisian Sektor Sirimau, AKP, W.B Minanlarat,SH, kepada Intim News, melalui pesan selulernya, Rabu (29/11/2017) menjelaskan, aksi teror bom yang dilakukan oleh pelaku berinisial Y tersebut, terjadi dilokasi terminal A1, pasar Mardika, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon tepatnya dilantai 2 pos piket Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kota Ambon, pada Rabu sekitar pukul 09.30 WIT.

Aksi heroik para penegak Perda (Sat Pol PP) Kota Ambon yang bertugas di Terminal Mardika, tak gentar mengejar terduga pelaku teror Bom.

Menurut penuturan saksi Empi Lesbata (43 tahun), anggota Satpol P.P. Kota Ambon kepada anggota Polsek Sirimau, kejadian berawal ketika saksi bersama dengan 5 anggota Satpol P.P Kota Ambon yang saat itu sedang melaksanakan penertiban terhadap para Pedagang kaki lima (PKL) di lokasi Pasar Mardika. Saksi bersama dengan 5 anggota Satpol P.P.Kota Ambon mendapat informasi dari salah seorang juru parkir, yang memberitahu mengenai sebuah benda yang diduga Bom yang dibawa oleh pelaku.

Tim Jihandak Mengamankan Barang yang diduga BOM

“Sesaat setelah diberitahu oleh juru parkir, saksi bersama dengan 5 anggota Satpol P.P Kota Ambon yang sedang melakukan penertiban kepada PKL pasar Mardika tersebut langsung,mengejar seorang pemuda yang membawa sebuah benda mirip Bom di depan Cafe Hatukau Jl Pantai Mardika,” Ucap Perwira berpangkat Ajun Komisaris Polisi itu.

Panik, pelaku yang saat itu memegang sebuah benda menyerupai bom tersebut lantas menaruhnya diatas sebuah meja di depan, Cafe Hatukau Jl Pantai Mardika.

“Saksi juga memerintahkan terduga pelaku untuk membuka isi tas bahu yang sementara di bawa oleh pelaku,akan tetapi sesaat hendak menurunkan tas bahunya, pelaku langsung melarikan diri sehingga terjadi aksi saling kejar antara Petugas Pol PP Kota Ambon dengan terduga pelaku,”Tutur AKP W.B. Minalarat.

jihandak

Lebih lanjut dikatakannya, sesaat setelah ditinggal lari oleh terduga pelaku, saksi kemudian menyuruh Ronal De Fretes (29 tahun) salah seorang anggota Satpol P.P Kota Ambon untuk membawa dan mengamankan benda yang diduga bom dengan tas bahu milik pelaku ke pos piket Sat Pol PP Kota Ambon yang berlokasi di Terminal A1 pasar Mardika.

“Usai mengamankan benda yang diduga bom di pos piket Satpol P.P Kota Ambon yang berlokasi di terminal A1 pasar Mardika, saksi Empi Lesbata, langsung mendatangi Polsek Sirimau dan melaporkan penemuaan benda yang di duga bom itu,” Tambahnya.

pelaku

Dikatakannya, untuk memastikaan apakah benar benda tersebut adalah bom, pukul 10.15 WIT ( jam setengah 11 siang) personil Kepolisian Reserse P.Ambon dan P.P Lease beserta anggota Polsek Sirimau tiba di tempat kejadian dan mengamankan lokasi tersebut dari kerumunan warga yang sementara melakukan aktifitas . Barulah sekitar pukul 11.00 Wit, unit penjinak Bom (Jibom) Satuan Gegana Brimob Polda Maluku di bawah pimpinan Perwira Unit (Panit) I Jibom Gegana Brimobda Maluku IPDA Ferdinan tiba di TKP dan langsung melakukan deteksi pada benda tersebut serta mengamankannya ke Mako Sat Brimobda Maluku untuk di urai.

” Untuk tas pelaku merk Palazzo, warna hitam merah yang ditinggal saat dikejar oleh anggota Satpol P.P Kota Ambon, telah diperiksa oleh Anggota Satrskrim Polres P.Ambon dan P.P.Lease yang didalamnya berisi, perlengkapan mandi berupa sikat gigi,odol gigi merk Pepsodent,sabun surya dan Gayung warna Orange.1 buah panci stenlis, 1 buah botol air minum warna biru putih merk Prudential, 1 renteng kecap sedap, Gula Pasir 1/2 Kg, kuku bima rasa anggur sebanyak 30 Shaset,” Ujarnya.

Pelaku sendiri berdasarkan keterangan warga sekitar TKP, memiliki gangguan kejiwaan yang kesehariannya sering menghabiskan malam di depan Café Hatukau Pantai Mardika Ambon. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top