Hukum & Kriminal

5 Bulan Ditinggal Istri, Kakek Di Kota Ambon Cabuli Cucunya

asusila 1

Ambon,Maluku- Tak tahan dengan kebutuhan biologis yang tidak terpenuhi sejak ditinggal berangkat oleh istrinya selama 5 bulan ke Maluku Utara, membuat pelaku L.T, kakek 68 tahun yang bekerja sebagai kuli bangunan itu nekat mencabuli korban Z.T bocah 7 tahun saat korban hendak membuang hajat di pinggiran sungai disamping rumah yang berlokasi di Kelurahan Ahuru,Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (31/10/2017), pukul 12.00 WIT (jam 12 siang).

Hal ini terungkap dari sang kakek bejat saat ditemui Intim News diruangan tahanan Polres P.Ambon dan P.P.Lease,Jumat (3/11/2017).

kakek2“Saya melakukan perbuatan cabul kepada korban,karena saya sudah tidak tahan dengan nafsu yang ada di pikiran saya,sehingga saya pun mendatangi korban yang saat itu sementara buang hajat di tepi sungai. Setelah ketemu dengan korban yang sementara buang hajat di pinggiran sungai dekat rumahnya, saya kemudian memasukan jari saya ke kemaluan korban,” tutur sang kakek beranak 5 itu.

Lebih lanjut dikatakan, dirinya nekat mencabuli korban yang tak lain merupakan cucu dari Keponakannya sendiri, dikarenakan sudah 5 bulan dirinya merasa kesepian sejak ditinggal berangkat istrinya ke Maluku Utara.

” Korban merupakan cucu dari salah seorang Keponakan saya, saya melakukan perbuatan ini dikarenakan saya sudah 5 bulan kesepian sejak istri saya berangkat ke Ternate Maluku Utara,” ungkap kakek bejat itu dengan raut muka penuh penyesalan.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ambon,Bripka Orpah Jambormias yang dikonfirmasi Intim News diruang kerjanya, Jumat (3/11/2017) terkait dengan kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh pelaku L. T (68 tahun) kepada korban Z.T, berdasarkan penyelidikan dan barang bukti berupa visum dokter dari RS GPM yang dilakukan oleh pihak Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres P.Ambon dan P.P.Lease telah menetapkan L.T sebagai tersangka dan resmi ditahan di ruang tahan Polres P.Ambon dan P.P.Lease guna penyelidikan lanjutan.

” Tersangka dijerat dengan pasal 82, Undang- Undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” Ungkap Polwan Polres Ambon berpangkat Brigadir Kepala itu. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top