Kota Tual

Walikota Tual Wisudakan 320 Santri TPA/TPQ

22414693_432042203856855_1755048896_n

Tual, Maluku – Pemerintah Daerah Kota Tual, bekerja sama dengan Kementerian Agama Kota Tual melaksanakan Wisuda bagi 320 Santri akbar, Taman Pendidikan Al Qur’an TPA/TPQ se-Kecamatan Pulau Dullah Utara, Kota Tual dengan Tema “Taburlah Gagasan, Petiklah Perubahan, dan Raihlah Mimpi di Masa Depan”, yang mana kegiatan ini berlangsung di Gedung LPTQ Dusun Dumar, Kota Tual, (10/10/2017).

Walikota Tual, Adam Rahayaan, dalam sambutannya mengatakan melalui Majelis Yang Mulia lni, secara pribadi dan selaku Kepala Daerah, mengucapkan terima kasih kepada Penyuluh Agama Islam Pulau Dullah Utara yang mana memberikan ide gagasan serta Nawaitu untuk melaksanakan kegiatan akbar ini dengan sukses.

“Pemerintah daerah menyambut baik dan mendukung pelaksanaan kegiatan yang bersifat keagamaan. Disamping itu selalu berupaya dan terbuka untuk menciptakan suasana kehidupan intern dan antar umat beragama yang mendukung peningkatan saling percaya dan harmoniasi dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat di Kota Tual yang kita cintai,” Ujar Rahayaan.

22407584_432042287190180_38889321_nRahayaan, juga mengapresiasi keberadaan TPA/TPQ yang telah memberikaan kontribusi besar dalam pengenalan baca tulis Al Qur‘an serta penanaman nilai-nilai keimanan transcendental, etika dan moral bagi generasi penerus islam yang akan datang. Selain itu dari TPA/TPQ inilah akan Iahir sejumlah manusia-manusia hebat dalam mengumandangkan ayat suci Al qur’an.

Ditambahkannya, pemerintah daerah akan hadir dan terus berupaya dengan membangun paradigma baru dalam menjawab dinamika dan tuntutan zaman yang kian hari makin mengerogoroti sistem dan tata nilai kehidupan beragama, dan sosial kemasyarakatan. Sehingga penerapan konsep revolusi mental yang bernuansa religius sangatlah penting diaktualisasikan dalam pembentukan karakter dan moral kehidupan masyarakat kota Tual saat ini.
Apalagi konsep Revolusi mental sangat sejalan dengan konsep Kota Tual yaitu, Kota beradat, Mandiri Agamis, Religi, ekonomis, Nasionalis.

“Yang menentukan karakter anak adalah kita orang tua mereka. Anak yang soleh dan soleha adalah dambaan sekaligus tanggung jawab orang tua baik kecerdasan otak maupun kecerdasan spiritual, karena lewat Pendidikan formal saja tidak cukup tetapi harus juga diimbangi melalui pendidikan non formal,” Ungkap Rahayaan.

Peran Lembaga TPA sangatlah penting, karena TPA tidak hanya sekadar mendidik anak santri bisa membaca Al Qur’an dengan baik akan tetapi akan membimbing anak menjalani hidup secara lslami.
Walikota juga menyampaikan selamat serta dukungan kepada para Santri wisudawan dan wisudawati atas keberhasilannya dalam menimba ilmu di TPA/TPQ.

Dukungan dan apresiasi yang tinggi atas segala upaya yang dilakukan dalam keikutsertaan mengembangkan sistem pendidikan agama dan keagamaan di bumi Maren tercinta. Kepada para pengasuh guru ngaji dan pengajian agar terus menerus meningkatkan kualitas serta dedikasi dalam membangun mental dan akhlaq umat yang lebih baik, guna mewujudkan masa depan yang lebih baik demi kemakmuran dan kemaslahatan umat di bumi Maren. (CR-01)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top