Kota Ambon

Satgas BKO Tinombala Satuan Brimobda Maluku, Berhasil Lumpuhkan 2 DPO Teroris Posso

22243485_1818459951500048_1769699690_o
Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Deden Juhara dalam sambutan Satuan BKO Operasi Tinombala dalam penumpasan gembong Teroris di Posso Provinsi Sulawesi Selatan, di lapangan upacara Polda Maluku Letkol Pol. (Purn) Chr. L. Tahapary Tantui Ambon, Senin (2/10/2017)

Ambon, Maluku – Sebagai respon atas keberhasilan yang diraih oleh Satuan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Maluku, yang tergabung dalam Satuan BKO Operasi Tinombala dalam penumpasan gembong Teroris di Posso Provinsi Sulawesi Selatan, jajaran Polda Maluku menggelar upacara penyambutan personil Sat Brimobda Maluku bertempat di lokasi lapangan upacara Polda Maluku Letkol Pol. (Purn) Chr. L. Tahapary Tantui Ambon, Senin (2/10/2017).

Bertindak sebagai Irup dalam upacara ini adalah Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Deden Juhara dan Komandan Upacara Kompol Handri Wira Suryana S.Ik (Kaden B Pelopor Sat Brimobda Maluku). Upacara tersebut turut dihadiri Waka Polda Maluku Brigjen Pol. Drs. Daniel Pasaribu, Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Tri Soewandono, Dan Lanud Patimura Ambon Kolonel Pnb. Aldrin P. Mongan, S.T., M.Hum., Irwasda Maluku Kombes Pol. Drs. Sarono,MH, para Pejabat Utama Kodam XVI/Pattimura dan keluarga dari Personil BKO Ops Tinombala.

Upacara tersebut diawali dengan pelaporan dari Dan Up kepada Irup kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan Oleh Irup, dan pemberian penghargaan kepada 104 personil BKO Ops Tinombala yang diwakili oleh 3 personil Brimob yakni, Iptu Ayub Patty, Aiptu Andi Nasrulah, Bharatu Andi Taufik.

Kapolda Maluku Irjen Pol Drs Deden Juhara , dalam amanatnya menjelaskan, operasi Tinombala 2017 yang dilakukan oleh Sat Brimobda Maluku ini bertujuan untuk menangkap kelompok teroris Santoso di Daerah Posso Provinsi Sulawesi Selatan.

” Operasi Tinombala yang dimulai dari tanggal 10 januari 2017 merupakan kelanjutan dari operasi Camar Maleo IV. Operasi ini melibatkan sekitar 2.000 personel, baik itu dari personil Polri maupun TNI. Operasi Tinombala pada awalnya dijadwalkan selesai pada tanggal 9 maret 2016, tetapi operasi ini kemudian diperpanjang karena berbagai pertimbangan yang bersifat situasional, terutama melumpuhkan terorisme yang dapat membahayakan stabilitas keamanan dalam Negeri, ” ungkap Jenderal Bintang Dua dipundaknya itu.

Dikatakannya, hal ini terbukti melalui operasi Tinbala yang dilakukan oleh Sat Brimobda Maluku dapat dibuktikan dengan adanya beberapa pencapaian selama pelaksanaan operasi tinombala 2017, antara lain berhasil dilumpuhkannya 2 (dua) DPO atas nama Barok dan Asgar, keduannya dilumpuhkan dengan sangat terpaksa ditembak dan karena melakukan perlawanan saat terjadi kontak senjata dengan satgas operasi tinombala 2017. 2. Berhasil menjaga stabilitas keamanan diareal tugas yaitu sektor 2/Bravo yang terdiri dari 11 (sebelas) pos, antara lain, Kalora, 2. B, 2. Kawande,3.B. 3. Mauro,4.B. 4. Gayatri,5.B. 5. Kilo tri mulya,6.B. 6. Kilo 8 atas ,7.B, 7. Uearulu,8.B. 8. Uelempe,9.B. 9. Kampung Maros,10.B. 10. Taman Jeka,11.B, dan 11. TSM Pinedapa. Lanjut, 3.

” Dari Operasi Tinombal tersebut Sat Brimobda Maluku berhasil membangun citra Polri yang bernilai positif, salah satunya yaitu kegiatan bakti sosial atau kemanusiaan seperti ikut membantu kelancaran pembangunan pura, memberikan pelajaran peraturan baris-berbaris di sekolah-sekolah. Serta tetap menjaga soliditas, solidaritas dan sinergitas bersama satuan pengamanan lainnya, salah satunya dengan satuan TNI yang juga bergabung dalam satgas operasi tinombala.

Sebelum mengakhiri amanatnya, Kapolda menyampaikan beberapa penekanan untuk  tingkatkan terus iman dan taqwa kepada Allah SWT, sebagai landasan moral dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Lakukan konsolidasi dedalam sebagai control baik terhadap keadaan personel maupun peralatan yang saudara bawa ke daerah operasi sehingga dapat dipertanggung jawabkan.  Pelihara semua keberhasilan yang telah dicapai selama ini dengan jalan mempertahankan citra dan nama baik polri dengan cara tetap rendah hati dan menghindari sikap arogansi serta tindakan yang akan menimbulkan antipasti masyarakat terhadap polri.  Segera sesuaikan diri kalian dengan situasi di kesatuan serta hindarkan tingkah laku yang tidak baik yang dapat merugikan diri sendiri, masyarakat dan kesatuan.

Setelah upacara selesai, Anggota BKO Ops Tinombala yang berjumlah 104 Orang menyumbangkan Yel-yel satgas tinombala di hadapan Kapolda Maluku dan para tamu undangan yang hadir didepan tribun dan dilanjutkan dengan pengalungan bunga oleh Kapolda Maluku kepada BKO Ops Tinombala yang diwakili oleh Kompol Handri Wira Suryana,S.I.K, Kaden B Pelopor Sat Brimobda Maluku. (IN-07)

 

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top