Maluku Tenggara

Promosi Melalui Digital Sistem dan Media Sosial, Genjot Pariwisata di Pulau Kei

22281077_430276130700129_56650243_o
Dirut PT. Jalan jalan.com. Mohammad Syafaat yang didampingi Kadis Pariwisata Maluku Tenggara Roy Rahayaan, selaku Ketua Panitia FPMK II, dalam keterangan persnya, di Malra, (5//10/2017)

Malra, Maluku – Pemerintah daerah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), melalui Dinas Pariwisata terus berupaya meningkatkan promosi wisata di kepulauan Kei. Hal ini terlihat dengan adanya kerja sama dengan pihak swasta yakni PT. Ayo Jalan jalan.com, guna mempromosikan berbagai lokasi wisata yang menjadi surga tersembunyi di Kei.

Dengan memanfaatkan digital sistem, melalui website, Kei Tourisem maupun Sosial Media seperti Facebook, Instagram, dan Twitter. Selain promosi juga turut serta mensukseskan Kepulauan Kei sebagai Juara 1, Kategori I, Surga Tersembunyi Terpopuler (Most Popular Hidden Paradise) Indonesia tahun lalu dan juga Festival Pesona Meti Kei (FPMK II) yang sedianya akan digelar tanggal 9 – 22 Oktober 2017.

Hal ini dikatakan Dirut PT. Jalan jalan.com. Mohammad Syafaat yang didampingi Kadis Pariwisata Maluku Tenggara Roy Rahayaan, selaku Ketua Panitia FPMK II, dalam keterangan persnya, (5//10/2017).

Untuk persiapan FPMK II sendiri saat ini sudah 90 persen, sisanya tinggal persoalan hal-hal teknis yang perlu dilengkapi dan diperbaharui.
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, tegas Rahayaan perkembangan terakhir sudah dipastikan akan hadir di Malra dan Tual tanggal 21 hingga puncak FPMK II pada 22 oktober 2017 nantinya.

Ditambahkan, FPMK II kali ini berbeda dengan FPMK sebelumnya dimana Pemkot Tual juga dilibatkan dalam hajatan FPMK II dan telah mendapat respon baik dari Walikota Tual, karena Kei dilihat secara keseluruhan bukan hanya Maluku Tenggara.

Sementara itu, Muhammad Syafa’at menyatakan di era digital ini Kementerian Pariwisata telah mencanangkan Go Digital tahun 2016, jadi semua yang terkait pariwisata di daerah harus go digital karena marketnya ada di dunia digital.

Begitu pula dengan daerah Malra dan Tual, kami telah membuat untuk seluruh sosial media dengan nama website Kei Tourisem yang sudah beberapa waktu lalu telah bergulir dan mempromosikan ikon pariwisata di Kei.

“Tujuan utamanya yakni memudahkan pengunjung untuk mengetahui objek wisata di Kei serta seluruh kegiatan FPMK II di Malra dan Tual melalui website tersebut, dan juga info terkini terkait FPMK dapat di ketahui detik itu juga baik lokal, nasional, maupun internasional,” Ujar Muhammad.

“Konten-konten yang saat ini ada di website kami masih terbatas di mana kami masih mengeksplor seluruh ikon wisata yang ada, untuk kedepan dengan adanya website ini juga dapat diisi dengan konten-konten milik sejumlah komunitas-komunitas yang ada di Malra dan Tual,” Harapnya.

Kesan pertama ketika mengeksplor ikon-ikon wisata di Kei, maka saya dapat mengatakan Kei merupakan surga tersembunyi sebagaimana Kei dianugrahi dalam ajang Pesona Indonesia sebagai surga tersembunyi di Indonesia.

“ Syafaat berharap, dengan adanya sosial media dapat mendokrak website kei Tourisem dengan mengolah konten yang tersedia, sehingga kami yang di Jakarta yang memiliki network luas kami bantu untuk menyebarkan ke jaringan jaringan kami,” Terangnya. (CR-01)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com