Kota Ambon

Pemuda Stain Dikeroyok Dan Ditikam OTK

juru-parkir-tewas-ditikam-dua-orang-misterius-Jiz6hAZrMN

Ambon, Maluku – Aksi premanisme dan pengeroyokan dikalangan anak muda kembali terjadi di Kota Ambon, tepatnya di Stain Lorong Amalatu,  yang dilakukan oleh segerombolan anak muda yang nekat mengeroyok Y. L (19 tahun) seorang pemuda yang bertempat tinggal di Stain Lorong Amalatu Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon (2/10/2017).

Kapolsek Sirimau AKP W. B. Minanlarat,SH kepada Intim News melalui ponsel seluler, menjelaskan bahwa kasus pengeroyokan yang berujung pada penganiayaan dan penikaman yang dilakukan oleh sejumlah pemuda kepada korban di daerah Stain Lorong Amalatu pada Senin (2/10/2017) sekira pukul 19.35 WIT (Setengah 8 Malam).

menurut keterangan saksi berinisial M.S (16 tahun) dan A.T (14 tahun), kepada Anggota Polsek Sirimau , menjelaskan bahwa peristiwa naas itu berawal ketika keduanya sedang duduk di depan teras rumah milik saksi A.T . jarak kedua saksi dengan korban Y.L kurang lebih 7 tiba-tiba  korban didatangi oleh seorang pemuda yang mengendarai sepeda motor roda dua jenis Honda Beat warna merah menyenggol dan hampir menabrak korban sehingga korban secara spontan menegur pelaku.

“ Ya karena merasa ditegur oleh korban, pelaku langsung memberhentikan laju kenderaannya sambil melontarkan pertanyaan kepada korban katanya, ‘ Woe Se Hogor Sapa’.  Merasa tidak bersalah kemudian korban menjawab pertanyaan dari pelaku katanya “ Seng”. selunjutanya Korban kembali bertanya kepada pelaku katanya ‘ Barang se orang Mana’. Merasa tertantang dengan pertanyaan korban, pelakupun menjawab dengan kasar katanya ‘ Beta orang Kailolo Marga Usemahu’. Setelah meladeni pertanyaan dari korban, pelaku pun meninggalkan korban,” ungkap Perwira Polri berpangkat 3 Balok Emas di pundaknya itu.

Lebih lanjut dikatakan, selang beberapa jam kemudian, tepatnya pukul 19.35 WIT (Setengah 8 Malam), pelaku kemudian kembali kolasi tersebut dengan membawa 7 orang rekannya mencari korban.

Setelah pelaku bertemu dengan korban, pelaku kemudian berbicara dengan korban untuk menyelesaikan masalah penyenggolan yang berujung adu mulut antar korban dan pelaku.

korban pun langsung merespon keinginan pelaku yang ingin menyelesaikan tersebut. atas dasar itulah korban mengajak pelaku untuk menyelesaikan masalahnya di rumah korban.

ironisnya ajakan korban berujung petaka. korban ditikam oleh pelaku sewaktu korban dalam keadaan berbalik badan menuju ke rumahnya yang berlokasi daerah Stain Lorong Amalatu Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau.

“Merasa dirinya terancam karena telah ditikam oleh pelaku, korban yang telah berlumuran darah kemudian berlari masuk ke dalam rumahnya. ketika pelaku melihat korban telah berlumuran darah, pelaku panik dan langsung melarikan diri bersama dengan 7 orang rekannya. Korban bersimbah darah akibat mengalami 2 luka tikam pada punggung bagian kanan dan akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku pukul 20.00 WIT untuk mendapat perawatan pihak media RS Bhayangkara,” tutur AKP W.B. Minanlarat.

Ditambahkannya, untuk penanganan kasus ini, anggota Polsek Sirimau masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penikaman tersebut. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top