Seram Bagian Barat

Pembangunan Nunusaku Center dan Jalan Trans Seram Tak Transparan

22556308_1834581399887903_509653513_o
Nunusaku Center yang disiapkan dalam acara Pesta Paduan Suara Musik Gerejawi (Pesparawi) Tingkat Provinsi 2017

SBB, Maluku – Demi mengejar pelaksanaan Pesparawi Provinsi Maluku yang akan digelar menurut rencana pada bulan November 2017 mendatang, pekerjaan sarana infrastruktur pendukung yaitu Nunusaku Center serta pengerasan Jalan Trans Seram ruas Kilo satu Piru-Dusun Loun, Desa Eti, Kecamatan Seram Barat tempat lomba dinilai tak transparan. Pasalnya, proyek pengerjaan tersebut belum rampung hingga kini, dan tak diketahui dikerjakan oleh pihak ketiga, karena tak tertera papan nama proyek.

Sungguh ironis, percepatan pembangunan Nunusaku Center yang menelan dana puluhan miliar itu tanpa ada papan nama, sehingga masyarakat tidak tahu kontraktor mana yang mengerjakan, berapa besarannya dana tersebut dan anggaran dialokasikan dari APBD atau APBN masyarakat bertanya-tanya, bahkan rumors ditengah-tengah masyarakat, bahwa pembangunan Nunusaku Center menelan total anggaran kira-kira Rp 26 miliar.

Informasi awal pembangunan Tahun 2016 sebesar Rp 8 miliar dan Dinas PU pada APBD 2017 meminta dana tambahan sebesar Rp 18 miliar. Hal yang sama juga untuk pembangunan jalan Trans Seram Kilo Satu, Desa Piru ke Dusun Loun, Desa Eti sekira 4 kilometer yang kabarnya menelan anggaran mendekati angka Rp 13 miliar juga tidak ada papan nama perusahaan, siapa kontraktor yang mengerjakan.

“Setahu beta, dua pekerjaan Nunusaku Center dan jalan Trans Seram Kilo satu Desa Piru ke Dusun Loun, Desa Eti sekira 4 kilometer dikerjakan oleh Richard Rumpuin alias Uya. Kita tidak mempermasalahkan siapa yang bekerja, tapi katong inginnya ada transparansi anggaran,” tegas salah satu sumber yang enggan dipublikan namanya.

22563947_1834581579887885_94869527_o

Jalan Trans Seram Kilo Satu, Desa Piru ke Dusun Loun, Desa Eti Kabupaten SBB

Menurutnya, dua pengerjaan pekerjaan tersebut yang menelan dana puluhan miliar rupiah tersebut tidak dilakukan tender, bahkan informasi dari dalam Kantor Bupati itu sah-sah saja dilakukan, karena ada diskresi Bupati mengingat pekerjaan tersebut menunjang Pesparawi X Tingkat Propinsi Maluku.

Dikatakan, meskipun Bupati, M. Yasin Payapo memiliki hak diskresi, diharapkan tak mengabaikan atau melanggar ketentuan yang ada. Karena, kondisi demikian sangat rawan terjadinya mark up pekerjaan sehingga merugikan masyarakat bahkan pekerjaan tersebut diragukan kualitas, yang dilakukan secara terburu-buru.

” Pengalaman selama ini, pekerjaan yang dilakukan dengan terburu-buru lebih banyak mengabaikan kualitas pekerjaan, seperti jalan Trans Seram Kilo satu Desa Piru ke Dusun Loun, Desa Eti sekira 4 kilometer penimbunan dilakukan belum maksimal, namun sudah dipaksakan untuk disiram Hotmix. Melihat sisa waktu kurang satu Bulan dengan kuantitas atau jumlah alat berat yang melakukan pekerjaan terdapat 1 ujit Bomac, 2 greder, 1 excavator dan 1 loder tidak memungkinkan mampu menyelesaikan pekerjaan yang ada,” tegasnya.

Menurutnya, himbauan agar Bupati berpikir jernih dan tak paksakan kehendaknya atas dua pekerjaan tersebut, karena diyakini pekerjaan itu kualitasnya sangat diragukan, sehingga akan dikerjakan asal-asalan dan rakyat rugi puluhan miliar tapi pihak-pihak tertentu diuntungkan miliaran rupiah. Selain dua item kegiatan tersebut diatas, pengadaan konsumsi ditaksir mendekati nilai Rp 2,8 miliar juga tidak ditenderkan oleh Bagian Kesra, tetapi hanya sebatas penunjukan oleh Kesra.

Kondisi ini juga dikhawatirkan rawan terjadi korupsi dan penyelewengan anggaran, sehingga muaranya lagi-lagi rakyat yang dirugikan. Sesuai penjelasan Bupati, M. Yasin Payapo pada tiap kesempatan bahwa Bulan November tangal 17 sudah dilakukan penjemputan Kontingen Pesparawi X Tingkat Provinsi yang berlangsung di Kabupaten Seram Bagian Barat, olehnya untuk menjaga kualitas pekerjaan baik dan berkualitas, seyogyanya Bupati Yasin tidak perlu dipaksakan pengerjaan Nunusaku Center dan pengerasan Jalan Trans Seram Kilo Satu ke Loun. (IN-14)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top