Seram Bagian Timur

Pejabat Eselon 2 dan 3 di SBT Ikuti Tes Urine

22879322_1334404253338560_1351870876_o

SBT, Maluku – Sejumlah pejabat eselon 2 dan 3 di lingkup Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mengikuti pemeriksaan urine. Pemeriksaan urine itu atas kerjasama Pemerintah Kabupaten SBT, Direktorat Narkoba Polda Maluku dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku.

Selain pejabat eselon 2 dan 3, pemeriksaan urine yang dilaksanakan di aula pandopo pada Kamis, (26/10/2017) itu juga diikuti Bupati SBT, Abdul Mukti Keliobas dan Wakilnya Fachri Husni Alkatiri serta sekretaris daerah (Sekda) SBT, Dr. Syarif Makmur.
Dari 82 orang pejabat eselon 2 dan 3 yang menjalani pemeriksaan urine tidak ditemukan yang positif mengkonsumsi narkoba. Hanya 2 orang yang dinyatakan positif mengkonsumsi obat golongan 3 untuk keperluan penyembuhan sakit.

“ Syukur alhamdulilah siang ini tidak ada yang positif. Ada yang positif tapi koma. Ada yang koma 2 orang tapi makan obat bukannya narkotika,” kata Direktur Direktorat Res Narkoba Polda Maluku Kombes Thein Tabero dalam sambutannya usai pemeriksaan urine.

Tabero berharap hasil negatif yang diperoleh bisa dipertahankan selamanya. Hasil negatif menandakan tidak ada pejabat dilingkup Pemda kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang sering mengkonsumsi narkoba.

“ Saya ucapkan terima kasih kepada bapak-bapak sekalian, mudah-mudahan sampai akan datang tidak ada yang positif,” harap perwira Polda Maluku ini.

Tabero mengaku dari 11 Kabupaten/Kota di Maluku, baru Kabupaten SBT yang melakukan kerjasama dengan Polda Maluku untuk melakukan pemeriksaan urine terhadap para pejabatnya.

“ Pemda yang baru kerjasama dengan Polda adalah Pemda SBT. Ini merupakan inisiatif dari bapak bupati dan wakil bupati untuk mendatangkan kita disini (SBT). Hari ini saya datang syukur alhamdulilah semuanya negatif,” ungkap dia.
Sementara itu, bupati SBT, Abdul Mukti Keliobas dalam sambutannya mengaku sangat bersyukur lantaran hasil pemeriksaan urine yang dilakukan BNNP dan direktorat narkoba Polda Maluku tidak menemukan penyalahgunaan barang haram tersebut di jajaran pejabat lingkup Pemkab SBT. Hal itu membuktikan daerah Berjuluk “Ita Wotu Nusa” telah bebas dari peredaran narkotika.

“ Hari ini kami bersyukur sekali bahwa ini kita bisa menyatakan SBT bebas narkoba. Saya harap ini bisa dipertahankan terus dan kegiatan seperti ini Insyah Allah kita akan lakukan supaya hari ini bebas besok-besok juga bebas,” ungkap Keliobas.

Menurut dia, bila para pejabat dilingkup Pemda terbebas dari penyalahgunaan narkoba maka akan menjadi contoh bagi masyarakat setempat. Untuk itu, Keliobas sangat memberikan apresiasi kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku dan Direktorat Narkoba Polda Maluku yang telah melakukan tes urine kepada jajaran pejabat didaerah itu.

“ Sekali lagi saya ucapkan terima kasih buat BNNP dan Dir narkoba sudah meluangkan waktu ke SBT melalukan pemeriksaan urine terhadap pejabat mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan para asisten serta pejabat eselon 2 dan 3. Mudah-mudahan kerjasama ini tetap terjalin,” ucap Keliobas.

Kata dia, pemeriksaan urine yang sama akan terus dilakukan pada waktu-waktu yang akan datang. Hal ini untuk mempertahankan stigma SBT terutama para pejabatnya bebas dari penyalahgunaan narkoba. Selain itu menurut bupati, kedepan, langkah tes urine akan dilakukan terhadap seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dikabupaten SBT.

“ Jadi menurut saya ini harus dilakukan rutin bila perlu setiap 6 bulan harus dilakukan pemeriksaan. Jangan sampai hari ini bebas besok ada 2 atau 3 orang, dan pemeriksaan ini masih sebatas eselon 2 dan 3, kita berharap semua pegawai SBT harus melakukan pemeriksaan supaya kita bisa tahu secara pasti SBT ini bebas narkoba tidak boleh sama dengan daerah lain,” tegas Bupati.

Menurut Keliobas, langkah tes urine yang dilakukan Pemkab SBT bekerjasama dengan Direktorat Narkoba Polda Maluku dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Maluku untuk membuktikan bahwa daerah itu bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Sejak beberapa bulan terakhir aparat penegak hukum terus mengungkap peredaran narkoba yang dikirim ke daerah itu melalui angkutan darat.

“ Ini kami lakukan karna beberapa kali isu bahwa temuan beberapa narkoba yang masuk SBT lewat mobil ini kemudian santer menjadi berita beberapa bulan belakangan ini. Kemudian saya menginisiatif untuk segera melakukan kerjasama dengan pihak narkoba Polda dan BNNP untuk pemeriksaan urine terhadap semua dan Insyah Allah ini adalah langkah kita yang pertama dan akan dilakukan pada saat-saat akan datang,” katanya. (IN-17)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top