Maluku

Michael Wattimena Giat Sehari Di Maluku

michael watimena

AMBON, MALUKU – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Michael Watimena, mengadakan kunjungan /giat sehari di Kota Ambon. Kunjungan kali ini, Michael Watimena dengan sapaan akrab BMW, berkunjung ke Telaga Kodok ,  Kecamatan Teluk Ambon dan Desa Liliboy, Kecamatan Leihitu Barat.

Informasi yang berhasil dihimpun INTIM NEWS, giat kali ini dari Sekretaris Pribadi BMW perwakilan Maluku, BMW bersama Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBPPTP) pusat Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA, Kepala BPTP Maluku Dr. Ir. Yusuf, MP ,Wakil Walikota Ambon Sharief Hadler serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku Zedeck Sangadji. Tak lupa turut mendampingi, Adik dari BMW, Wellem Watimena selaku Legislator DPRD Maluku juga keterwakilan dari dapilnya Kabupaten Maluku Tengah, yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi C. Mereka bersama masyarakat adakan beberapa kegiatan.

“Tadi, Pak Michael membuka kegiatan Bimtek Perbenihan Tanaman Kedelai, Pala dan Cengkeh di Kantor BPTP Maluku.Dari Komisi IV, Beliau sendiri,bersama rombongan Dinas terkait, kunjungan ke Gapoktan Telaga Lega di Telaga kodok .Dan, rombongan menemui kelompok tani di Desa Liliboy sekaligus panen cabai bersama, “ungkap Sespri, Jumat pagi (27/10/2017).
Tujuan BMW ke Maluku sebutnya yakni, mendukung swasembada pangan dan upaya mengembalikan kejayaan rempah- rempah di Maluku.

Tuturnya, para petani yang tergabung pada Gapoktan Telaga Lega di Telaga Kodok, banyak memberi masukan dan permintaan. Mulai dari pupuk, bibit hortikultura sampai alat pertanian seperti hand tractor.

“Bapak menyumbangkan bantuan 1 buah Tractor roda empat untuk kelompok tani disana.Jadi ,di Telaga Kodok akan ada pengembangan lahan pertanian.Juga, bantuan benih diserahkan secara simbolis serta bantuan anakan cengkeh , pala dan kedelai,”jelasnya.

Dari Telaga Kodok,rombongan bertemu kelompok Tani di Liliboy.Dipenangkar tanaman jangka panjang seperti pala dan cengkeh,petani sampaikan masalah, yaitu soal mata rantai pemasaran anakan cengkeh yang sangat murah, hanya sekitar Rp 6.000,- per anakan.Bagi petani, itu sangat memprihatinkan .Maka, butuh langkah dari dinas bahkan kementerian untuk melihat persoalan ini.

Pejabat Negeri Liliboy dalam kesempatan tersebut terangnya, menyampaikan permintaan alat tangkap modern , untuk nelayan.

” Pak Michael berjanji, dalam aspirasinya nanti, perjuangkan bantuan alat tangkap dengan kapal bobot sesuai dengan kapasitas alat tangkap.Sembari mendorong dinas Pertanian provinsi Maluku agar selalu mendampingi kelompok tani, agar selektif dalam pemilihan bibit tanaman yang berkualitas.Ada juga permintaan jalan tani dari masyarakat Liliboy.Pak BMW tidak berjanji ,tapi akan diperjuangkan,”bebernya. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top