Kota Ambon

Menuju Kesetaraan Pembangunan, Maluku Kebagian Jatah Rehabilitasi 3.000 Unit Rumah

penghasilan-rp-18-juta-per-bulan-bisa-cicil-rumah-di-btn

Ambon, Maluku – Menuju kesetaraan pembangunan yang merata, Provinsi Maluku kebagian jatah rehabilitasi rumah sebanyak 3.000 unit rumah.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan Rakyat Provinsi Maluku Kasrul Selang, usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Maluku, Rabu (25/10/2017).
Dirinya mengaku pada tahun ini pihaknya mendapatkan jatah sebesar 3.000 rumah untuk memperbaiki rumah warga di sembilan daerah dari APBN tahun 2017.

Kadis Perumahan Rakyat Maluku, Kasrul Selang

Kadis Perumahan Rakyat Maluku, Kasrul Selang

“ Sembilan daerah di Maluku yang mendapatkan bantuan itu antara lain, Kabupaten Maluku Tengah, Kota Ambon, Kota Tual, Kabupaten Seram Bagian Timur, Seram Bagian Barat, Kabupaten Buru, Buru Selatan, Maluku Tenggara Barat dan Kabupaten Maluku Tenggara. Sementara untuk dua sisanya yakni Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Barat Daya, tidak diberikan bantuan tersebut lantaran pemerintah setempat telah mendapatkan DAK untuk menangani masalah ini,” Terang Selang.

Kendati dianggarkan untuk 3.000 unit rumah di Maluku, namun setelah pendamping di lapangan melakukan verifikasi maka ditemukan kelebihan 400 rumah yang harus mendapatkan penanganan pemerintah. Alhasil, pihaknya mengambil langkah untuk mengefisiensi anggaran dan menuntaskan 3.400 rumah yang telah didata.

Kelebihan tersebut ungkapnya, terdapat pada wilayah Kabupaten Maluku Tengah dengan jumlah penduduk terbanyak dan disusul oleh Kabupaten Seram Bagian Barat.

” Pada tahun ini, pemerintah Maluku dijatahi 3.000 rumah yang harus direhab, namun setelah pendamping dilapangan melakukan pengecekan ulang ternyata ada kelebihan yang mencapai 3.400 rumah. Akhirnya kita efisiensi dan bertekad menuntaskan 3.400 rumah,” Bebernya.

Saat ini akunya, pekerjaan tersebut telah mencapai 80 persen sembari mengharapkan bulan depan seluruh pekerjaan tersebut telah rampung 100 persen.

” Dulunya masyarakat tinggal di rumah yang kumuh kini menjadi mewah dengan sentuhan pemerintah,” Ujarnya. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top