Maestro

Meniti Ombak, Meraih Sukses (Kisah Inspiratif)

22497404_497885773918003_716053033_n
JMS mengikuti Pendidikan dan Pelantikan Angkatan IV di Lemhanas RI, atas kerjasama Lemhanas RI dan BPP HIPMI.

oleh :

Jaqueline Margareth Sahetapy, SE., M.Si

Kesuksesan itu tidak sekonyong-konyong datang dan berdiri sendiri. Dia lahir dari rangkaian panjang kerja keras, kegigihan dan disiplin yang tinggi.  Di balik nama besar, ada harga mahal yang harus di bayar. Dan proses menuju sukseslah yang membentuk pribadi seseorang. Jika anda melihat sosok Jaqueline M. Sahetapy, SE., M.Si yang lebih populer dengan nama JMS begitu mudah meraih kesuksesan, berarti anda salah. Jauh sebelum meraih suksesnya, JMS sudah malang melintang di dunia usaha.

JMS bersama Presiden RI Joko Widodo, pada acara Rakernas XVI HIPMI Maret 2017.

JMS bersama Presiden RI Joko Widodo, pada acara Rakernas XVI HIPMI Maret 2017.

Lahir di Ambon, 21 Juli 1982, JMS merupakan pegiat sosial, pengusaha dan aktivis perempuan Maluku. Di keluarganya, ia memiliki empat bersaudara dari pasangan ayahnya Adolf A. Sahetapy seorang pensiunan polisi dan ibunya Wilhemina J. Paays seorang pensiunan pegawai negeri sipil.  Karier pengusahanya dimulai saat masih muda.

Disaat sebagian anak muda menikmati masa mudanya dengan dimanjakan oleh kekayaan orang tua, JMS malah menghabiskan sisa umur mudanya dengan mencoba peruntungan di dunia usaha secara mandiri. Di dunia kerja, JMS boleh diklaim sebagai seorang perempuan yang tangguh. Sempat mengenyam pengalaman dunia perbankan dengan bekerja di Bank Panin Cabang Ambon pada tahun 2008 dan resign setahun kemudian tahun 2010. Alasan JMS resign dari Bank Panin, karena ia ingin mencari tantangan baru.

“Saya mencoba keluar dari zona nyaman sebagai pegawai kantoran dan mencoba tantangan baru sebagai perempuan mandiri dengan mengembangkan jasa asuransi yang pernah saya geluti di Jakarta,” ungkap JMS mengisahkan.

Setelah ayahnya meninggal tahun 2007, beban JMS bertambah berat karena harus memikul tanggung jawab sebagai tulung punggung keluarga sehingga ia harus kerja double job: di Standart Chartered Bank dan PT. AXA Financial Indonesia. Dunia jasa asuransi ternyata berjodoh dan bertuah dengan JMS. Hanya setahun saat bergabung dengan PT. AXA Financial Indonesia, pada tahun 2011 klien JMS sudah banyak. Banyaknya klien tentu saja membawa rezeki kepada JMS sehingga saat itu kehidupannya mulai sedikit berubah.

 JMS bersama Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Boy R. Sangadji dan pengurus BPD HIPMI Maluku, pada acara Rakernas XVI HIPMI Maret 2017.

JMS bersama Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Boy R. Sangadji dan pengurus BPD HIPMI Maluku, pada acara Rakernas XVI HIPMI Maret 2017.

JMS berlibur di Kota Paris, Perancis, 2016.

JMS berlibur di Kota Paris, Perancis, 2016.

Satu per satu impiannya bisa dicapai, seperti hampir semua benua sudah di jelajahinya; Eropa, Amerika dan Asia. Semua itu diperoleh JMS dengan kemampuan berbisnis, kesungguhan kerja keras, kesabaran dan ketekunan.

“Saya pernah di usir bahkan ditolak sebelas kali oleh salah satu klien saya. Barangkali, bagi sebagian orang hal ini akan membuat mereka mencari klien lain. Justru keadaan itu tidak membuat saya menyerah. Saya mencoba dan berusaha lagi. Sebab saya percaya, tangan Tuhan akan bekerja bagi mereka yang mau sungguh-sungguh bekerja keras, “ tandas JMS mengenang kembali kisahnya.

Di tahun 2014, bersama sejumlah temannya, JMS mendirikan perusahan yang bergerak di bidang jasa konstruksi, arsitektur dan konsultan design interior, property, topography dengan nama PT. JASMERAH Karya Pratama dan PT. Sukses Gemilang Jaya. Di PT. Sukses Gemilang Jaya, JMS menempati posisi sebagai direktur utama. Selain aktif di dunia jasa asuransi yang telah membesarkan namanya, JMS kemudian mengasah kemampuan entrepreneurship-nya dengan bergabung di organisasi usahawan muda Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

JMS bersama Ketua Umum BPP HIPMI, Bahlil Lahadalia.

JMS bersama Ketua Umum BPP HIPMI, Bahlil Lahadalia.

Di HIPMI, JMS menjabat posisi strategis, Wakil Ketua Umum BPD HIPMI Maluku pada kepemimpinan Ketua Umum Boy R. Sangadji.

“Di HIPMI, media yang paling tepat saya belajar dan membuka cakrawala untuk menjadi seorang pengusaha yang tangguh, mandiri dan berhasil. Saya pikir, sekali lagi, tidak ada sesuatu yang mustahil bagi Tuhan selama niat kita baik dan ingin maju,” ungkap JMS.

Tak hanya di HIPMI, JMS juga aktif di berbagai organisasi baik semasa kuliah yakni di GMKI Cabang Ambon maupun saat ini,  di DPD KNPI Maluku sebagai Ketua Bidang Organisasi dan Pemberdayaan OKP, Dewan Penasehat DPD Granat Maluku, nama JMS juga pernah tercatat sebagai Wakil Ketua Departemen Kemaritiman dan Infrastruktur DPP Partai Demokrat Maluku dan sekarang JMS adalah salah satu Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Maluku, Wakil Sekretaris Jenderal Perempuan LIRA dan menjadi Pembina pada Yayasan Payung Teduh yang ia dirikan.

JMS bersama Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff dan Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Boy R. Sangadji, pada acara Pelantikan Pengurus BPD HIPMI Maluku masa bakti 2014-2017

JMS bersama Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff dan Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Boy R. Sangadji, pada acara Pelantikan Pengurus BPD HIPMI Maluku masa bakti 2014-2017

Hingga kini, yayasan milik JMS itu memiliki 21 anak asuh (yatim) di setiap desa di Kota Ambon. Prestasi dan karir JMS yang cemerlang di dunia usaha dan organisasi, tak lantas membuat ia puas untuk berhenti belajar. Di dunia akademik, JMS selanjutnya mengasah kemampuan intelektualnya. Di tahun 2016, JMS berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi magister dengan menyandang gelar Magister of Science (M.Si) bidang ekonomi. Kemudian Oktober 2016, JMS mengikuti sekolah bagi calon pemimpin nasional, Pendidikan dan Pelatihan Nasional Angkatan IV di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia (RI), atas kerjasama Lemhanas RI dengan Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI pimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia.

JMS menjadi satu-satunya keterwakilan BPD HIPMI Maluku dari total 110 peserta yang ikut serta dalam kegiatan itu. Sebagai kawah candradimuka pengusaha muda Indonesia, JMS memiliki semangat dan komitmen yang kuat untuk mengembangkan HIPMI dimasa mendatang. Bertepatan dengan momentum Musyawarah Daerah HIPMI Maluku ke-X yang akan digelar 4 November, JMS ingin menjadi elemen penting di dalamnya.

 Pembina Yayasan Payung Teduh JMS bersama anak asuh dalam acara HUT 1 Yayasan Payung Teduh, Juli 2017.

Pembina Yayasan Payung Teduh JMS bersama anak asuh dalam acara HUT 1 Yayasan Payung Teduh, Juli 2017.

Berbekal pengalaman panjang di dunia usaha dan networking yang luas, ini saatnya bagi JMS untuk menujukkan totalitas dan kontribusi maksimalnya bagi HIPMI di Maluku.

“Semangat saya adalah mengembangkan HIPMI dan mendorong lahirnya banyak pengusaha muda di Maluku. Jika diberikan kepercayaan memimpin, saya akan mendedikasikan kontribusi maksimal untuk kemajuan HIPMI di Maluku, “ tutup JMS. (**)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top