Ekonomi

Maluku Halal Food Festival Bakal Meriahkan PES 2017

22711207_1946733762255694_384560873_n

Ambon, Maluku – Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Maluku, bersinergi dengan Kantor Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku dan IAIN Ambon, menggelar Pekan Ekonomi Syariah (PES) tahun 2017, yang akan diselenggarakan di Kota Ambon pada 24 hingga 29 Oktober tahun 2017.

” Ada tiga kegiatan besar pada PES 2017, yaitu pelantikan/pengukuhan pengurus MES Maluku, Seminar Nasional dengan empat narasumber, serta Maluku Halal Food Festival, juga rangkain kegiatan lainnya yaitu MoU dengan desa binaan di Mamala dan Morela dan MoU Wakaf Tunai,” jelas Abdul Manan Latuconsina, selaku Ketua Panitia Pelaksana yang nota bene adalah Sekretaris MES Maluku, di Kantor perwakilan BI Maluku, (20/10/2017).

Menurut Kepala Perwakilan OJK Maluku Bambang Hermanto, dirinya bersyukur karena sinergitas dan kolaborasi para penggiat ekonomi ini, sudah mulai terbangun dan ini merupakan salah satu misi dan visi juga dari organisasi masyarakat ekonomi Syariah, yang ingin mengumpulkan dan mewadahi seluruh penggiat MES, agar bisa sama-sama memajukan ekonomi Syariah, khususnya di Maluku.

OJK Maluku sendiri sedang mencoba lakukan kegiatan-kegiatan yang positif di Maluku. Terkait dengan ekonomi Syariah, banyak parameter yang harus dibuat, untuk bisa mendorong ekonomi syariah tumbuh dan berkembang lebih baik.

” Yang paling mendasar, adalah perubahan dari pola hidup/syariah life style. Ini yang coba kami dorong, dimana kebiasaan kita sehari-hari didalam bertransaksi keuangan, apakah itu mengkonsumsi, fashion atau food, kita biasakan dapat gunakan pola Syariah. Ini yang coba kita kenalkan/edukasi kepada masyarakat, bahwa ada alternatif-alternatif yang bisa dilakukan oleh masyarakat, untuk bertransaksi, ” jelas Hermanto.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, disampaikan oleh Pramashudi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku, dalam kaitan tugas dan fungsinya, BI pada PES 2017, akan mengkoordinasikan kegiatan Maluku Halal Food Festival (MHFF) bersama dengan IAIN juga IMC.

Sambungnya, BI ingin kembangkan hal sederhana. Ingin kembangkan wisata, karena kami lihat potensi wisata di Maluku ini, sangat luar biasa, alamnya begitu indah dan cantik.Tapi itu akan lebih meningkat lagi, jika didukung dengan kuliner yang halal.

” MHFF pada MES 2017,akan diikuti oleh 30 pelaku UMKM, untuk menjual makanan dan minuman yang halal. Selain itu, akan ada sosialisasi dari Balai POM ,bagaimana cara dapatkan sertifikasi halal, ” tuturnya.

Diharapkan Pramashudi, wisata ini adalah berdasarkan assessment BI, jadi salah satu sektor yang menjadi alternative pertumbuhan ekonomi baru, selain sektor lainnya. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top