Politik

Komitmen Sejahterakan Maluku, Pasangan HEBAT Serius Tempuh Jalur Independen di Pilgub 2018

22790304_1947715098824227_1713520052_o
Herman Koedoeboen dan Abdullah Vanath, pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku periode 2018-2023

Ambon, Maluku – Belum kantongi rekomendasi partai apapun, tidak menyulutkan niat Pasangan Herman Koedoeboen dan Abdullah Vanath untuk terus berjuang. Malahan, pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku periode 2018-2023 dengan jargon Hebat ini, jauh-jauh hari telah menyiapkan alternatif lain, yakni melalui jalur independen.

Apalagi sempat diisukan berpisah, namun pasangan HEBAT tak mundur, serta lebih berkomitmen bersama untuk bertarung. Menurut Bakal calon Gubernur Maluku, Herman Koedoeboen kepada awak media, Selasa (24/10/2017), sejak awal proses perpolitikan jelang Pilkada 2018, HEBAT merupakan yang pertama menyatakan siap bertarung sebagai pasangan bakal calon. Karena itu tegasnya, jika pasangan Hebat diisukan berpisah oleh karena hingga kini belum kantongi rekomendasi partai, maka jalur indenpenden merupakan bukti konkret kebersamaan pasangan Hebat.

“ Pasangan HEBAT telah memutuskan untuk terus berjuang dalam bursa Pilgub Maluku 2018 dengan jalur independen. Keputusan ini diambil setelah mengikuti beberapa tahapan pada partai politik dan disimpulkan kemungkinan peluang untuk mendapatkan rekomendasi belum pasti, sehingga jalur ini akhirnya ditempuh untuk mewujudkan apa yang kami rencanakan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Maluku ke depan,” Tutur Koedoeboen.

Baginya, tindakan ini dilakukan sebagai sebuah referensi demokrasi di Maluku, agar ke depan para putera terbaik juga harus melirik jalur perseorangan, sebagai salah satu pilihan politik, sehingga tidak bergantung pada partai politik.

” Dalam dunia perpolitikan, tentunya akan ada sebuah kejutan di setiap injury time. Dan mungkin jalur independen adalah sebuah kejutan yang kami berikan bagi masyarakat Maluku. Apalagi, jalur ini merupakan dorongan kuat publik bagi kami, bahkan kami tidak tahu parameter mereka. Namun, setelah kurang lebih dua bulan dicanangkan, kemudian kami mengambil ini sebagai sebuah pilihan dan merupakan sebuah kesepakatan bersama. Bahkan, HEBAT tidak ingin membayar sepeser pun untuk mendapat dukungan, tapi melalui kerelaan dan keikhlasan masyarakat sendiri yang ingin jatuhkan pilihan kepada Hebat. Sehingga, dukungan tersebut benar-benar secara sukarela,” Tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, bakal calon Wakil Gubernur Maluku pendamping Koedoeboen, Abdullah Vanath akui, informasi dirinya dilamar bakal calon Gubernur lainnya.

” Politik itu dinamis, dan jujur kami katakan bahwa pendekatan itu ada. Namun Saya tetap pada komitmen untuk terus bersama Pak Herman. Mau susah sama-sama susah, mau senang sama-sama senang. Kalau tidak jadi ya, kita tanggung bersama. Mungkin, komitmen Saya inilah yang membuat saya bernilai,” Tutur mantan Bupati SBT dua periode ini. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top