Militer

Kodim 1504/Ambon Salurkan Bansos pada Istri Tapol RMS

bansos penari cakalele

Ambon,Maluku- Dandim 1504/Ambon Letkol Inf Roynald Sumendap menyerahkan bantuan sosial kepada istri-istri tahanan politik RMS (mantan penari cakalele saat Harganas) yang berasal  dari Negeri (desa) Aboru, Kecamatan Haruku, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) Jumat (28/9/2017) lalu.

 Bantuan Sosial berupa sembako, etalase, minyak tanah dan bensin untuk menopang kebutuhan ekonominya.

Bantuan diterima oleh tiga orang ibu secara simbolis masing-masing Martha Sinay, Yohana Saija dan Oci Malawau.

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu mereka memenuhi kebutuhan keluarga selama suami masih berada dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), baik di Ambon, Maluku maupun di Pulau Nusa Kambangan, Jawa Tengah.

Para Tapol yang ditahan di Pulau Nusa Kambangan, Jawa Tengah di antaranya Abner Litamahuputty, John Markus, Romanus Batseran, Yohanis Saiya, Jordan Saiya. Sedangkan John Teterissa dan Daniel Malawau ditahan di Lapas Ambon.

Para Tapol dihukum bervariasi mulai dari 10 Tahun hingga 20 tahun penjara.

Para Tapol RMS itu dihukum karena menari cakalele sambil membawa atau berencana  membentangkan bendera RMS di Lapangan Merdeka Ambon pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pada Juni 2007.

Sebagian besar dari penari cakalele tersebut divonis dengan tuduhan  makar dengan pasal 106 dan 110 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) oleh Pengadilan Negeri Ambon.

Sehubungan dengan itu, Dandim 1504/Ambon menjelaskan, pemberian bantuan tersebut merupakan representasi hadirnya TNI khususnya Kodam XVI/Pattimura dalam memberikan perlindungan dan jaminan sosial terhadap warganya. Apalagi, lanjut Dandim 1504/Ambon, Pangdam XVI/Pattimura telah memberi arahan agar pendekatan terhadap Istri Mantan Penari Cakalele dilakukan melalui pendekatan kesejahteraan. Seperti yang baru-baru ini di berikan kepada Masyarakat eks narapidana yang ada di Kudamati.

Letkol Inf Roynald Sumendap menambahkan, Pangdam XVI/Pattimura memiliki harapan yang besar kepada para Mantan Penari Cakalele agar dapat melanjutkan hidup di tengah masyarakat. Pangdam XVI/Pattimura juga berharap mereka bisa hidup mandiri, berdaya saing serta yang terpenting anak-anak mereka dapat bersekolah dan berprestasi mengharumkan bangsa.

Istri salah satu Tapol, Ibu Marta Sinay mengungkapkan, dirinya mewakili masyarakat Aboru mengucapkan banyak terimakasih kepada Pangdam XVI/Pattimura, atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

“ Lewat bantuan tersebut nantinya akan dikembangakan sehingga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita kedepannya. baru kali ini kita mendapat perhatian dan bantuan karena selama ini tidak pernah ada perhatian dari pihak manapun. Selama ini tidak ada bantuan dari pihak lain terutama dari Pemda dan baru kali ini kami mendapat bantuan dari Bapak Pangdam XVI/Pattimura, semoga lewat bantuan dan perhatian dari Bapak Pangdam XVI/PTM kepada kami, kedepannya tidak ada lagi yang berpikiran aneh-aneh,” Ujar Teterissa. (IN-01/PDM)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top