Maluku Tenggara Barat

IMNW Ambon Dukung Bupati MTB Tutup Permanen Operasi PT. KJB Di Pulau Yamdena

Ambon, Maluku – Ketua Ikatan Masyarakat Nirunmas Watmuri (IMNW) Ambon, John Lakafin, M. Kom menegaskan, mendukung penuh langkah Bupati Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) untuk menutup permanen PT. Karya Jaya Berdikari (KJB), yang saat ini berhenti beroperasi di Pulau Yamdena dalam aktifitas penebangan hasil hutan kayu.

“Kami IMNW Ambon, mendukung penuh langkah yang saat ini telah diambil Bapak Bupati MTB Petrus Fatlolon, untuk menutup sementara ijin operasi PT. KJB melalui SK Bupati MTB nomor : 622.2/1518/2017 tertanggal 22 September tahun 2017. Kami lebih mendukung, jika sebaiknya ditutup permanen, agar perusahaan ini tidak lagi beroperasi di Yamdena, ” tegas Lakafin, kepada wartawan di Ambon, Rabu (11/10/2017).

22386501_1942715142657556_1617807683_nDijelaskannya, memang kewenangan penghentian operasi oleh pihak Kementerian Kehutanan, namun saat ini, semoga sepulang Bupati dari Jakarta, ada titik terang tentang evaluasi kerja PT. KJB ini.

Papar John, perusahaan ini belum merealisasikan banyak hal, hingga merugikan masyarakat Yamdena, khususnya di Watmuri dan Nirunmas. Antara lain pertama, belum melakukan kerjasama dengan koperasi masyarakat setempat paling lambat satu tahun, setelah diterimanya izin sebagaimana yang diputuskan dalam Keputusan MenHut bernomor : SK, 117/MENHUT-II/2009.

Kedua, PT. KJB belum melakukan langkah-langkah penyelesaian secara maksimal dengan masyarakat pemilik lahan sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku.

Ketiga, perusahaan ini belum melakukan penanaman kembali (reboisasi),pada lahan atau areal yang telah digusur sebagaimana yang dijelaskan dalam lampiran keputusan MenHut, bahwa pemegang izin harus bertanggungjawab untuk menyelesaikan segala akibat yang timbul dari pelaksanaan kegiatan yang dilakukan atas tanah milik perseorangan atau tanah yang dibebani hak lain.

“Sebagaimana diatur dalam keputusan MenHut tersebut, pemegang izin harus membantu pemerintah dalam melaksanakan pembangunan masyarakat didalam dan disekitar areal kerjanya seperti, pengadaan tempat-tempat ibadah, pengadaan fasilitas-fasilitas pendidikan serta pengadaan fasilitas-fasilitas tempat kesehatan, “ucap John sembari mengingatkan.

Sehingga tambahnya, sebagai masyarakat Kabupaten MTB secara khusus masyarakat Watmuri, Nirunmas, memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan Bupati MTB, terhadap penghentian sementara,bila perlu dihentikan secara permanen, hasil hutan kayu di Pulau Yamdena.

Sekedar tahu, keluarnya SK Bupati MTB perihal penghentian sementara penebangan hasil hutan kayu di Pulau Yamdena, bahwa telah terjadi dampak dari kerusakan lingkungan yang dirasakan oleh masyarakat di MTB diantaranya, satu, keberlangsungan hidup satwa dan tumbuhan endemik di Kepulauan Tanimbar berupa burung Kakatua Tanimbar (cacatua goffini), Kerbau Yamdena dan Kayu Torem (manikara canosiensis) mulai terancam punah.
Dua, menurunnya pendapatan per kapita masyarakat sekitar hutan karena, ketergantungan hidupnya untuk hasil hutan dan kayu sangat terancam, karena hutannya telah ditebang.

Ketiga, menurunnya debit air dibeberapa sumber air ,termasuk Desa Tutukembung, Kecamatan Nirunmas, bahkan terjadi krisis air bersih disekitar lokasi penebangan mulai berkurang.

Keempat, terjadi perselisihan antar desa di Kecamatan Nirunmas yang berimplikasi pula pada perselisihan antar Marga,dalam satu desa karena saling mengklaim wilayah petuanan yang termasuk dalam blok tebanan. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top