Buru

Dugaan Korupsi WFC Buru, PL PT Aigo Media Perkasa dan Pegawai BPKAD Diperiksa Penyidik

dyfjjv

Ambon, Maluku – Penyidik Kejaksaan Tinggi Maluku kembali melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Water Front City (WFC) Kabupaten Buru. Pemeriksaan dilaksanakan penyidik pada dua lokasi berbeda, masing-masing di Kejati Maluku dan Kejari Namlea. Pemeriksaan yang dilaksanakan di Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku dilakukan terhadap saksi berinisial DT sebagai Pelaksana Lapangan dari PT.Aigo Media Pratama. DT diperiksa sejak pukul 09:30 hingga 12:00 WIT, kemudian istirahat, dan dilanjutkan pada pukul 14:00-17:30 WIT. DT dicecar penyidik A. Saimima dengan 40 pertanyaan. Sedangkan pemeriksaan yang lain dilaksanakan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Namlea terhadap saksi berinisial HS yang adalah Pegawai BPKAD Kabupaten Buru. Saksi HS diperiksa sejak pukul 09:30-17:00 WIT dengan 25 pertanyaan penyidik R. Sampe.

Hal ini diakui Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi.Penkum) dan Humas Kejati Maluku, Samy Sapulette saat dikonfirmasi wartawan, di ruang kerjanya, (17/10/2017), soal dugaan korupsi proyek pembangunan WFC di Kabupaten Buru.

“ Pemeriksaan penyidik dilakukan di dua tempat. Untuk saksi DT diperiksa di Kejati Maluku. DT adalah Pelaksana Lapangan dari PT.Aigo Media Pratama. Sedangkan saksi HS adalah pegawai BPKAD Kabupaten Buru. HS diperiksa di Kejari Namlea,” kata Sapulette.

Menurutnya, terhadap pemeriksaan kedua saksi tersebut yang terpisah yakni DT diperiksa di kantor Kejati Maluku sedangkan HS diperiksa di kantor Kejari Buru, dengan pertimbangan guna percepatan, efektif dan efisiensi dalam penanganan perkara. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com