Lintas Peristiwa

Diduga Depresi, Tukang Becak Akhirnya Hidupnya di Bawah Truck

tabrakan2

Ambon,Maluku- Mengalami depresi membuat seorang tukang becak di Kota Ambon nekat mengakhiri hidupnya dengan membuang dirinya hingga ditabrak sebuah mobil truck bernomor Polisi DE 9604 AB di ruas Jl. Samratulanggi, Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Kasat Lantas Polres P.Ambon dan P.P.Lease AKP Muhammad Bambang Suryawiharga, S.I.K, yang di konfirmasi Intim News, Jumat (20/10/2017) mengatakan, kasus laka lantas yang menewasakan korban pejalan kaki bernama Yono (45 tahun) yang bekerja sebagai tukang becak , di Jl Raya Sam Ratulangi Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau, Kamis (19/10/2017), pukul 18.00 WIT.

Kronologis kejadiannya berawal ketika mobil truck yang dikendari oleh Alvin (25 tahun) yang bergerak dari arah Ambon Plaza hendak menuju ke Al Fatah, sesampainya di Jl Raya Sam Ratulangi, Alvin sang sopir pun sontak dibuat kaget dengan adanya aksi nekat yang dilakukan oleh seorang pejalan kaki yang membuang dirinya ke arah bawah mobil truck yang di kendarainya.

Korban yang mebuang diri dan terjatuh tepatnya dibagian ban truck belakang sebelah kiri langsung terlindas oleh mobil truck yang dikendari oleh Alvin. Mengdengar adanya suara teriakan warga yang mengatakan ada korban yang terlindas, Alvin sang sopir truck langsung mmberhentikan mobil trucknya dan langsung turun dan berteriak minta tolong warga untuk membantunya mengeluarkan korban yang berada di bagian bawah mobil truck.

Akibat dari peristiwa tersebut korban Yono mengalami luka berat dan sempat dilarikan ke RS Al Fatah Ambon guna mendapatkan perawatan medis, namun tidak lama sesampainya di Rumah Sakit nyawa Yono tak sempat tertolong akibat mengalami perdarahan serius yang mengakibatnya korban meninggal dunia di RS Al Fatah.

” Kasus Tabrakan ini masih dalam penyelidikan oleh Satlantas Polres P.Ambon. Sat Lantas Polres P.Ambon dan P.P.Lease juga telah mengamankan supir truck Alvin dan sempat dimintai keterangan. Selain supir truck yang dimintai keterangan, Satlantas Polres P.Ambon dan P.P.Lease juga telah memintai keterangan dari 2 saksi mata bernama Edwin Mangare (30 tahun) dan Rizal (25 tahun) yang merupakan Anggota Dit Sabhara Polda Maluku yang saat itu melihat peristiwa kecelakaan tersebut,” Ungkap Perwira Pertama Satlantas Polres Ambon berpangkat Ajun Komisaris Polisi itu. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top