Hukum & Kriminal

Di Malra, Pengacara Dibacok OTK Hingga Tewas Di Tempat

bentrok-warga-mamuju-mantan-kades-tewas-dibacok-GV2

Ambon, Maluku – Seorang yang berprofesi sebagai Advokat/Pengacara di Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) berinisial J.K.M (50 tahun), dibacok oleh orang tak dikenal hingga tewas ditempat.

Kapolres Maluku Tenggara AKBP Agus Riyanto, S.I.K, S.Pd, SH, kepada Intim News melalui pesan singkat selulernya, Kamis (26/10/2017), menjelaskan kasus pembunuhan Pengacara J.K.M oleh orang tak dikenal terjadi pada, Selasa (24/10/ 2017) sekira pada pukul 20.30 Wit (setengah 9 malam), di depan Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA), Langgur, tepatnya di jalan lorong masuk Goa Maria, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Malra.

Kasus pembunuhan Pengacara J.K.M menurut keterangan 2 orang saksi yakni A.M (11 tahun), pelajar SD Matias II A Langgur, dan P.M (15 tahun), pelajar pada SMK Pariwisata Langgur kepada pihak penyidik Polres Malra, keduanya menjelaskan sebelum peristiwa pembunuhan kepada ayah mereka terjadi, kedua saksi yang saat itu sedang berjalan bersama dengan ayah mereka dan beberapa temannya, sempat melihat dua orang laki-laki yang mencurigakan sementara duduk-duduk di semak-semak pinggir jalan dekat tempat kejadian.

“ Melihat kedua orang pemuda yang mencurigakan berada dalam semak-semak dipinggir jalan, kedua saksi yang diantar oleh beberapa rekannya kemudian bertanya ini manusia atau bukan, kemudian kedua orang tersebut menjawab kepada kedua saksi katanya ‘adik jalan sudah’. Melihat 2 orang pemuda yang tak dikenal tersebut, kedua saksi yang saat itu diantar bersama beberapa rekannya yakni S.W dan I dan I.L pun melanjutkan perjalanan sambil berlari,” Tutur perwira menengah Polri berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi itu.

Menurut Perwira Polri bepangkat AKBP itu menambahkan, setelah berlarian mendahului ayah mereka (korban J.K.M), selang lebih kurang 5 menit kedua anak korban yang telah berlari dulan dikagetkan dengan teriakan salah seorang warga berinisial A.W katanya, ‘liat bapak dulu’.

“ Teriakan A.W berulang-ulang kali sehingga membuat kedua anak korban bersama dengan teman mereka yang telah berlari mendahuli korban akhirnya balik berlari menuju suara teriakan A.W. Sesampai di tempat suara teriakan tolong dari A.W, kedua anak korban bersama dengan rekan mereka pun kaget melihat ayah mereka sudah tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan,” Tutur AKBP Agus Riyanto.

Lebih lanjut dikatakan, melihat ayah mereka telah tergelatak bersimbah darah, kedua puteri korban pun menghampiri ayah mereka sambil digoyang tubuh ayah mereka yang telah tergeletak kaku bersimbah darah.
Kedua puteri korban pun berlari untuk memberitahu K.A.M salah seoran keluarga mereka yang tinggal tak jauh dari tempat kejadian perkara tersebut untuk datang membantu ayah mereka.

“ Sesaat setelah diberitahu oleh kedua anak korban, K.A.M yang merupakan keluarga korban, pun mendatangi korban dan sempat memberikan pertolongan dengan cara menekan dada korban dan membuat napas buatan namun bantuan yang dilakukan oleh K.A.M hanyalah sia-sia. Melihat korban yang telah terbujur kaku, K.A.M bersama dengan A.W dan kedua puteri korban pun membawa korban ke rumah sakit Hatikudus Langgur menggunakan mobil L300 untuk dilakukan visum oleh pihak Rumah Sakit,” Ungkap Kapolres Malra.

Ditambahkannya, korban meninggal di tempat akibat mengalami luka potong pada bagian kepala atas, luka potong pada jari kelingking dan jari manis sebelah kiri hingga putus, luka potong pada pangkal lengan atas sebelah kiri.

“ Untuk mengungkapkan kasus pembunuhan Pengacara J.K.M, pihak Unit Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Malra masih terus melakukan penyelidikan, serta beberapa saksi telah di mintai keterangan dan telah dilakukan olah TKP dari pihak Polres Maluku Tenggara,” Tandasnya. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top